Bandarlampung (Netizenku.com): Atas peristiwa Banjir yang melanda wilayah Bengkulu sejak Sabtu (27/4) terdapat 29 orang meninggal dunia dan ribuan rumah terendam banjir. Hal itu serupa terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, sejauh ini peristiwa tanah longsor telah menelan 6 korban jiwa dan 2 luka-luka.
Dengan hal tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung kembali merespons bencana banjir Bengkulu dengan melepas lima truk bantuan kemanusiaan. Kelima truk tersebut membawa sekitar 40 ton bantuan logistik yang berisi kebutuhan dasar para penyintas banjir.
Pelepasan dilaksanakan di Halaman Kantor ACT Lampung pada Kamis (2/5), dihadiri Ustaz Sulaiman Bardan dari Kemenag Kota Bandarlampung, Wakil Ketua DPRD Kota Bandarlampung, Nandang Hendrawan, Komunitas Gaspool Lampung, Baznas Provinsi Lampung, media Journalist For Humanity (JFH) dan mitra serta donatur platinum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kepala Cabang ACT Lampung, Dian Eka Darma Wahyuni mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons dari masyarakat Indonesia dan masyarakat Lampung pada khususnya. “Bantuan berasal dari PT Hydro Perdana Retailindo, kemudin bantuan dari masyarakat Lampung juga turut dikirim langsung ke Bengkulu. Nantinya, bantuan akan disalurkan ke penyintas banjir melalui beberapa Posko kemanusiaan dan Dapur Umum yang sudah didirikan dilokasi bencana. .” kata dia.
Menurutnya, kebutuhan dasar warga terdampak banjir harus segera dipenuhi, sebab mengingat aktivitas masih terhambat karena rumahnya masih terendam air, bantuan tersebut akan segera didistribusikan oleh relawan diloksi.
Sebelumnya, ACT-MRI Lampung telah mengirimkan 6 relawan untuk membantu pendistribusian bantuan dan pelayanan di Dapur umum maupun Posko Kesehatan. Keenam relawan tersebut merupakan relawan yang sudah terpilih dan terseleksi, sehingga diharapkannya mampu menembus daerah yang sulit terjangkau.
\”Karena disana pasti ada daerah terdampak banjir yag sulit dijangkau untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada warga sehingga keenam relawan tersebut akan berupaya menembusnya, menjelang ramadhan ini para penyintas banjir harus merasa bahagia. Marhaban yaa Dermawan.\” tutupnya. (Adi)








