Herman HN Resmikan Bank Sampah Kemiling

Redaksi

Selasa, 9 April 2019 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung telah meresmikan Bank Sampah program The Gade Clean And Gold dalam kegiatan peresmian dan penyerahan CSR PT Pegadaian kepada Dinas Lingkungan Hidup Bandarlampung di Lapangan Kalpataru, Kemiling, Selasa (9/4).

Herman HN mengatakan, program tersebut menurutnya dapat menjanjikan masyarakat sekitar, terkhususnya dalam aspek perekonomian pada pengolahan sampah Kota Bandarlampung.

\”Ini sangat menjanjikan bagi masyarakat, yang nantinya hasil daripada daur ulang dapat ditimbang dan dihitung dengan bentuk emas.\” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, dengan adanya Bank Sampah tersebut dapat memakmurkan masyarakat dan mampu berjalan dengan baik. \”Mudah-mudahan ini dapat berjalan dengan baik untuk kemakmuran masyarakat.\” kata dia.

kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandarlampung, Sahriwansah mengungkapkan, sejauh ini Bank Sampah telah berhasil dibangun dua unit pada 2018, namun ada beberapa hal yang perlu pendampingan dari APBD terkait guna kelengkapan sarana dan prasarananya.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Akan tetapi, Sayriwansah mengungkapkan, terkait pendanaan Bank Sampah ini tidak menggunakan APBD, melainkan mengalihkan dengan cara lain seperti menggandeng PT Pegadaian ini.

\”Tidak menggunakan APBD tetapi menggandeng pegadaian. Bank sampah yang kita bangun pada tahun lalu, salah satunya yang ada di kecamatan kemiling ini sudah siap pakai.\” ungkap Sahriwansah.

Sementara, Pimpinan wilayah III PT Pegadaian Palembang, Eka Febriansyah mengatakan, dalam memilah sampah diutamakan dua hal, pertama menanamkan kesadaran di masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, kedua pihaknya hadir dalam rangka meningkatkan perekonomian pada masyarakat. \”Sebagai tugas kami di BUMN dan pemerintah untuk kebersihan lingkungan dan perekonomian.\” kata dia.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Terkait sampah yang masuk, ia menyampaikan terhadap upayanya agar sampah tidak tersisa, \”disini Alhamdulillah ada mesinnya (mesin pencacah) dan akan dipilah juga dengan manual. Jadi bisa jadi pupuk dan kemudian yang non-organik bisa dijual dan ditimbang untuk kita gantikan dengan emas.\” terang Eka.

Lebih sistematis, ia menjelaskan, Bank Sampah pegadaian tersebut ketika masyarakat menjual, maka akan di konversikan berbentuk emas. Dengan penilaian paling kecil adalah 0,01 gram atau senilai kurang lebih sekitar 6 ribu rupiah. \”Misalkan dia dapatkan 15 ribu, berarti nanti dimasukan ke nilai emas dengan nilai 0,025 gram.\” jelasnya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Eka Febriansyah menegaskan, bahwa sistem pengumpulan sampah di masyarakat akan diperlakukan dengan bebas, \”kita inginnya, masyarakat yang dahulu bisa buang sampah dimana-mana, saat ini dapat disetorkan ke Bank Sampah yang telah disediakan.\” ujarnya.

Sementara, terkait sistematis pencairan, tabungan emas tersebut sama halnya ketika hendak menabung di bank pada umumnya, dan Bank Sampah akan dibuka setiap hari di jam kerja. Pencairan dapat dilaksanakan kapanpun, ketika masyarakat hendak mencairkan, maka akan dicairkan dalam bentuk rupiah atau dalam bentuk emas batangan.

\”Jadi bisa diambil kapanpun dan bisa diambil dalam bentuk emas dan juga uang. Nanti tim kita dari pegadaian akan memantau ini semua. Akan kita siapkan Buku tabungan dari pegadaian.\” (Adi)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB