416 Pasien Covid-19 Nyoblos di TPS Mobile

Redaksi

Minggu, 6 Desember 2020 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/9). Foto: Netizenku.com

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebanyak 416 mata pilih yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandarlampung Tahun 2020 akan mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) Keliling atau TPS Mobile yang disediakan oleh KPU Bandarlampung.

Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan KPU Bandarlampung untuk menjamin hak pilih warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan isolasi mandiri.

\”Data kita secara keseluruhan yang isolasi mandiri di rumah sebanyak 208, yang masih dirawat 205, ditambah yang isolasi di RS Bandar Husada Negara 3 jadi total ada 416 orang. Yang terbanyak di Kecamatan Kemiling dan Sukarame,\” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizky, Minggu (6/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi mengatakan pihaknya telah memberikan bimbingan teknis terkait protokol kesehatan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan melakukan pemungutan suara di TPS dan TPS Mobile.

Petugas KPPS bersama Pengawas TPS akan berkeliling mendatangi pasien Covid-19 dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).

\”Dua petugas KPPS kita memakai baju hazmat dan full APD mendatangi kediaman masing-masing. Tapi memang ini masih kita inventarisir berapa sebarannya dan lokasinya dimana saja,\” ujar Dedy Triadi.

Berdasarkan data yang dimiliki KPU Bandarlampung, tercatat 440 pasien yang terkonfirmasi positif tapi isolasi mandiri.

\”Kita pada Senin menyurati Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan. Kita ingin meminta data sebarannya karena selama isolasi mandiri mereka di rumah masing-masing. Kita belum punya datanya, kalau sudah ada data maka kebijakannya adalah mencoblos di TPS Mobile,\” tutup Dedy. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:48 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WIB

Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:31 WIB

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:43 WIB

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB