100 Persen Universal Akses Sanitasi jadi Target Pemprov

Redaksi

Rabu, 21 November 2018 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan di 2019 seluruh kabupaten/kota di Lampung meraih 100 persen universal akses sanitasi. Untuk itu, diperlukan komitmen dan kerja sama seluruh stakeholder mulai kepala daerah, swasta, TNI, dan Polri hingga unit terkecil pemerintah agar akses sanitasi ini dapat tercapai sesuai target.

Mengutip data Smart Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), hingga November 2018 dari 1,9 juta lebih Kepala Keluarga di Provinsi Lampung, masih ada 15,25% atau sekitar 1,3 juta yang masih kategori Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Dari 15 kabupaten/kota baru satu kabupaten yaitu Kabupaten Pringsewu yang mencapai 100 persen ODF di 2017.

Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengatakan dalam memperoleh target 100 persen ODF/BABS diperlukan rencana percepatan pencapaian target akses sanitasi. \”Keterbatasan regulasi, anggaran, dan kelembagaan yang menggerakan program sanitasi menjadi faktor belum tercapainya target universal akses,\” kata Taufik saat membuka Learning Event Pencapaian Target Universal Akses Sanitasi di Hotel Horison, Bandarlampung, Rabu (21/11).

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun masih ada sisa waktu untuk mengejar pencapaian target 100% akses sanitasi hingga 2019. Sisa waktu ini harus dimanfaatkan maksimal dengan dukungan seluruh para pihak. \”Selain dukungan program dan anggaran, yang paling utama harus ada visi yang sama dari setiap instansi untuk mencapai SDGs 100 persen akses sanitasi,” kata Taufik.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Saat ini, Pemprov Lampung bersama Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV), Yayasan  Konservasi Way Seputih (YKWS), dan Mitra Bentala menjadi wadah bagi 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk bersinergi. Kemudian, sharing strategi yang dilaksanakan 21-22 November 2018. \”Harapannya, melalui kegiatan ini diperoleh komitmen bersama Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka mencapai target universal akses sanitasi 2019,\” ujar Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati.

Selain itu, diperoleh pula pemetaan kemajuan pencapaian tantangan dan faktor keberhasilan pencapaian target universal akses sanitasi serta memperoleh pembelajaran terkait strategi. Lalu, implementasi pencapaian ODF Kabupaten Pringsewu yang mencapai 100%.  “Jika sanitasi baik, kesehatan dan perekonomian masyarakat pun menjadi lebih baik,” ujar Febrilia.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Bupati Pringsewu, H. Sujadi, yang menjadi nara sumber mengungkapkan keberhasilan Pringsewu menjadi daerah 100 persen persen ODF merupakan kesuksesan bersama. “ODF bukan hanya masalah kesehatan tetapi juga kemanusiaan dan itu merupakan ibadah,” ujar Sujadi.

Pihaknya menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Gebrak ODF (Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten ODF) untuk menggerakkan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat di Pringsewu. Gebrak ODF yang dipimpin Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi, mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat, baik organisasi sosial dan keagamaan maupun institusi pemerintah dari level desa hingga kabupaten. \”Gebrak ODF mengantarkan Pringsewu menuju status kabupaten ODF pertama di Sumatera yang ditandai dengan penyerahan sertifikat ODF dari Kementerian Kesehatan,\” kata Sujadi. (*Aby)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB