Yusdianto: tidak ada pembangunan rendah karbon di Lampung

Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Fakultas Hukum Unila, Dr Yusdianto (kiri) dan Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Lampung, A Lianurzen (kanan), dalam acara FGD Walhi Lampung di Hotel Aston, Bandarlampung, Kamis (20/1). Foto: Netizenku.com

Dosen Fakultas Hukum Unila, Dr Yusdianto (kiri) dan Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Lampung, A Lianurzen (kanan), dalam acara FGD Walhi Lampung di Hotel Aston, Bandarlampung, Kamis (20/1). Foto: Netizenku.com

Yusdianto mempertanyakan komitmen pemerintah daerah terkait hal itu. Menurut dia persoalan lingkungan merupakan persoalan masa depan yang akan diwariskan kepada anak cucu.

“Harus dimulai dari kebijakannya. Ini harus kita dorong dan pressure sehingga pemprov melihat ini sebuah potensi yang harus menjadi pekerjaan rumah mereka untuk diselesaikan,” pungkas dia.

Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Lampung, A Lianurzen, yang turut hadir dalam FGD membenarkan terdapat desa dalam kawasan hutan.

Baca Juga  DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu harus diselesaikan, Balai Pemantapan Kawasan Hutan sudah memberikan datanya,” ujar dia.

A Lianurzen mengakui kontribusi Pemprov Lampung dalam melakukan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) masih sedikit dan lebih didominasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Masyarakat diharapkan dapat berkontribusi secara legal lewat Perhutanan Sosial dan Hutan Kerakyatan.

Baca Juga  Buku, Hukum, dan Keteladanan Seorang Pendidik

Terkait RPJMD Provinsi Lampung 2019-2024 yang direvisi, lanjut dia, sudah memuat indikator kinerja utama.

“Kalau RPJMD yang lama kita enggak punya indikator kinerja utama terkait penurunan emisi gas rumah kaca,” ujar dia.

Berita Terkait

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD
Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru
Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah
Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP
Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung
Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

DPRD Lampung, Jangan Klaim Wisata Besar Jika Tak Berdampak ke PAD

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:24 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Senin, 12 Januari 2026 - 20:04 WIB

Mirzani Tekankan Bank Lampung Harus Berdampak bagi Ekonomi Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 16:57 WIB

Warga Way Dadi Desak Penyelesaian Lahan dalam RDP DPRD Lampung

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:52 WIB

KETUM JPPN MENGHIMBAU PEMERINTAH UNTUK MEMBELI HASIL PANEN JAGUNG PETANI SESUAI HPP

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:42 WIB

Wagub Jihan Apresiasi Penggalangan Bumbung Kemanusiaan Pramuka Lampung

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:42 WIB

Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59 WIB

Gubernur Lampung Tutup AI Ideathon 2025, Lahirkan Inovasi untuk Desa

Berita Terbaru

Lampung

Komisi V DPRD Lampung Dukung Pergub Perlindungan Guru

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:24 WIB