Waspada, Yahoo juga Intip Email Pengguna

Redaksi

Senin, 3 September 2018 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahoo Mail. (Foto: Ilustrasi /yahoo)

Yahoo Mail. (Foto: Ilustrasi /yahoo)

Lampung (Netizenku.com): Hanya berjarak satu bulan sejak terjadinya skandal privasi Gmail, Yahoo Mail pun diketahui melakukan praktik serupa, yakni membaca email pengguna.

Yahoo Mail memang tidak lagi populer. Meski demikian, pengguna layanan ini masih cukup banyak yakni 227,8 juta user aktif bulanan, dengan total 26 miliar email dikirim tiap harinya.

Jadi, ketika terjadi pelanggaran pada layanan ini, tentu cukup banyak pengguna yang dirugikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data penjualan Yahoo yang bocor, terungkap bahwa pionir perusahaan internet ini mengumpulkan dan menjual data yang dikumpulkan dari akun email. Namun hal ini sudah lama dilakukan Yahoo.

Kebenaran ini dikonfirmasi Chief Information Officer Gedung Putih semasa pemerintahan Presiden AS George W Bush, Theresa Payton.

\”Ini bukan praktik baru. Apa yang mereka lakukan adalah memindai dan membaca email dan mengelompokkan pengguna dengan minat yang sama untuk menjadi sasaran iklan mereka,\” ujarnya.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Menurut Payton, kecanggihan teknologi tersebut saat ini lebih menjadi sorotan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Platform analisis saat ini bisa mengumpulkan dan menangani lebih banyak data dibandingkan dulu.

Yahoo sendiri sebenarnya sudah menyebutkan bahwa pihaknya membaca email pengguna. Dalam kebijakan privasi Yahoo yang diposting oleh perusahaan induknya, Oath, tertulis hal ini.

\”Dalam penggunaan tertentu, kami menjalankan algoritma otomatis pada komunikasi komersial untuk membuat template umum dari sebuah dokumen. Kami juga dapat meninjau komunikasi tertentu secara manual,\” tulisnya.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Seperti dikutip dari The Inquirer, Minggu (2/9/2018), ketika pengguna mengklik tombol \’Spam\’ dan \’Not Spam\’, informasi mengenai aktivitas itu terkirim ke tim khusus di Yahoo untuk di-review.

Kabar baiknya, ada cara menghentikan Yahoo mengintip dan menambang data dari email Anda. Cukup klik \’Opt Out\’ pada halaman Ad Interest Manager. (dtc/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung Ajak Kemenkeu Orkestrasi Hilirisasi dan Ekonomi Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Komitmen Gubernur Lampung Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Lampung

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Lampung Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih

Senin, 18 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:27 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO Anak di Surabaya

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Optimistis Koperasi Desa Majukan Ekonomi Warga

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:29 WIB

Tulang Bawang Barat

Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

Senin, 18 Mei 2026 - 22:03 WIB

Lampung

DPRD Lampung Soroti Peningkatan Kasus HIV

Senin, 18 Mei 2026 - 21:25 WIB