Warga Pringsewu Terima Bantuan B2SA dari Pemprov

Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2020 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura memberikan bantuan bahan makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) kepada masyarakat di Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Selain bantuan pangan diantaranya berupa 5 kg beras, 2 liter minyak sayur, 1 kg gula pasir, 1 kaleng sarden, 0.5 kg bawang merah serta 0.5 kg bawang putih, juga turut diserahkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu kepada sejumlah penerima.

Baca Juga  Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Kegiatan dalam rangka penanggulangan Covid-19, yang digelar di aula kecamatan setempat, Jumat (19/6/20) ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu, Dr.H.Fauzi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Johndrawadi, SE, MM, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Seksi Keamanan Pangan, Ir.Gusta Floriana, Kadis Ketahanan Pangan Pringsewu, Ir.Iskandar Muda, serta Camat Gadingrejo, Yuli Susapto, SE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzi pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Lampung atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Pringsewu.

\”Sekaligus berharap kepada masyarakat yang menerima paket bantuan tersebut, dapat memanfaatkannya dengan baik, dalam rangka meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,\” ungkapnya.

Gusta Floriana mengatakan, bantuan B2SA ini bertujuan meminimalisir dampak pandemi Covid-19, terutama dampak ekonomi berupa menurunnya kegiatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

\”Sasaran lokasi kegiatan ini diantaranya adalah desa stunting, desa yang rawan pangan, keluarga yang terkena dampak Covid-19 sehingga tidak dapat bekerja atau bekerja tidak efektif, buruh tani, petani penggarap, buruh pabrik, pekerja serabutan, dan keluarga tidak mampu yang memiliki balita dengan sasaran utama yang belum pernah menerima bantuan dengan kegiatan sejenis,\” katanya. (Rz/leni)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Darussalam di Bandungbaru Barat
Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas
Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu
Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun
172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda
Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon
Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031
Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB