Walikota Curhat Dilema Penanganan Banjir

Redaksi

Selasa, 16 Juni 2020 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, mengutarakan Pemerintah Kota Bandarlampung telah melakukan pencegahan banjir secara maksimal.

Hal itu menanggapi seruan berbagai pihak yang meminta Pemerintah Kota Bandarlampung agar dapat serius dalam menangani persoalan banjir.

\”Banjir kan sudah demikian rupa kali sudah saya perbaiki semua, tetapi Allah yang berkehendak. Rakyat semua saya pikirkan. Tapi saya sayangkan mereka beli rumah yang di sawah-sawah itu,\” ujar Herman HN, Selasa (16/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menerangkan, pihaknya telah rutin melakukan normalisasi dengan melakukan pengerukan sungai secara berkala.

Baca Juga  292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Namun banjir menurutnya menjadi tantangan tersendiri mengingat pada melejitnya perkembangan wilayah di Kota Bandarlampung.

Banyaknya masyarakat yang menyalahi aturan dengan melakukan pembangunan di wilayah tepi sungai jadi penyebab banjir. Padahal sesuai aturan masyarakat mestinya menyisahkan lahan 10 meter di tepi sungai.

\”Nah dipinggir kali, jangan lagi mepet kali, padahal dalam aturannya nggak boleh, dalam kali itu kan sepuluh meter. Tapi banyak yang menyalahi aturan, giliran begini nyalahin walikota,\” kata dia.

Herman HN mengakui bahwa pemerintah telah berupaya meminimalisir banjir sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Ia juga menjelaskan terkait rekonstruksi sungai merupakan wawenang pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR.

Baca Juga  Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

\”Yang namanya sungai itu wawenang pusat. Saya hanya bagaimana meminimalisir semampu keuangan daerah. Tapi karena politik di besar-besaran ya silahkan saja. Siapa sih yang mau rakyatnya sengsara? Ya, enggak ada,\” terangnya.

Seperti di Jalan Ridwan Rais, misalnya, pihaknya sempat melakukan negoisasi dalam upaya normalisasi sungai di wilayah sekitar agar dapat meluruskan jalur sungai. Namun pemerintah justru diminta membeli keseluruhan lahan oleh sang pemilik tanah.

Tentunya pemerintah daerah belum cukup mampu menangani banjir secara tuntas, terutama dalam upaya normalisasi itu sendiri. Sebab keuangan daerah tergolong masih terbatas.

Baca Juga  DPR RI Kawal Bantuan BNPB untuk Atasi Banjir Bandar Lampung

\”Di Jalan Ridwan Rais yang banjir terus itu, saya sudah berupaya mau beli untuk lurusin, yang punyanya sudah oke. Eh tahu-tahu saya diminta membeli semua, ya kolaps saya,\” bebernya.

Meski demikian, Pemkot telah melakukan pengerukan secara rutin agar tidak terjadinya pendangkalan sungai. Hanya saja hingga kini, banjir di Kota Bandarlampung tidak dapat terhindarkan dan justru menjadi langganan.

\”Kalau saya tinggikan, sudah saya tinggikan kiri kanan. Tapi ya masih banjir,\” tandasnya. (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB