Wabup Pringsewu Panen Perdana Sorgum di Pandansari

Redaksi

Kamis, 27 Mei 2021 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Wakil Bupati Pringsewu, DR.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA, melakukan panen perdana sorgum di Pekon Pandansari, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (27/5).

Lahan tanaman sorgum ini merupakan hasil binaan ICD (Indonesia Cerdas Desa). Mendampingi Wabup, diantaranya Kadis Ketahanan Pangan, Ir.Iskandar Muda, dan Kadis Pertanian, Siti Litawati, SP, serta dari ICD Pringsewu.

Fauzi mengatakan sangat mendukung adanya budidaya tanaman sorgum ini, dan berharap menjadi salah satu tanaman alternatif pilihan para petani dalam rangka meningkatkan perekonomian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengapresiasi kepada ICD yang telah memberikan wawasan kepada petani akan tanaman sorgum yang diyakini memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Sementara, Iskandar Muda mengatakan para petani Pringsewu sebetulnya mudah dalam menerima sesuatu hal yang baru, karena bagi mereka yang penting ada kejelasan. Dikatakannya, kabupaten ini meskipun ketersediaan lahan tidak begitu luas, akan tetapi masih banyak yang bisa dipergunakan.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

“Kalau ternyata sorgum ini bisa maksimal, ini tentunya sesuatu yang sangat menjanjikan. Mungkin bisa dilakukan dengan sistem tumpang sari,” katanya.

Senada disampaikan Siti Litawati, menurutnya apa yang dilakukan ICD dengan memperkenalkan tanaman sorgum di Kabupaten Pringsewu merupakan terobosan di tengah pandemi. Dikatakannya, tanaman sorgum, selain untuk pakan ternak seperti selama ini dilakukan oleh masyarakat, sebetulnya merupakan tanaman yang dapat didiversifikasi sebagai bahan pangan.

Dalam pada itu, Umbaryono dari ICD Kabupaten Pringsewu menjelaskan mengenai budidaya sorgum, yang dikatakan sangat menguntungkan bagi para petani, menanam sorgum ini cukup melakukan olah lahan serta penanaman satu kali, namun bisa dipanen hingga lima kali dalam setahun.

Selain itu, tanaman sorgum yang bukan saja dapat dijadikan pakan ternak serta untuk dikonsumsi manusia, juga mudah untuk tumbuh dan tidak mudah terserang penyakit.

Baca Juga  Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Ia mengungkapkan, di Kabupaten Pringsewu, baru 19 hektar lahan yang telah ditanami sorgum di bawah binaan ICD Kabupaten Pringsewu, untuk setiap 1/4 hektar lahan mampu menghasilkan 15-20 ton sorgum, yang tersebar di sejumlah pekon, diantaranya di Pekon Waringinsari, Pandansari, Panggungrejo, Sinarbaru, dan Keputran, kesemuanya di Kecamatan Sukoharjo, serta di Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas dan Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih.

Umbar menyatakan bahwa program penanaman sorgum dari ICD ini tidak menghilangkan komoditas yang sudah ada, seperti jagung, padi, singkong dan sebagainya, tetapi hanya menambah komoditas.

“Ini agar harga komoditas kita tetap stabil dan tidak turun harga,” ujarnya.

Diketahui, sorgum termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan karena membutuhkan biaya perawatan yang termasuk murah dan bisa ditanam secara tumpangsari dengan padi gogo, kedelai, kacang tanah atau tembakau, ataupun ditanam secara monokultur. Dalam satu kali tanam, sorgum dapat dipanen lebih satu kali sehingga sorgum tergolong tanaman yang memiliki produktifitas tinggi.

Baca Juga  Kapolda Lampung Ajak Warga Manfaatkan Siger Lampung Presisi

Daerah budidaya sorgum juga sangat luas, karena sorgum dapat hidup mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi dengan iklim tropis-kering sampai iklim basah. Di Indonesia, daerah pengembangan sorgum cukup luas. Saat ini, daerah penghasil sorgum yang cukup terkenal, diantaranya NTB dan NTT.

Selain itu, tanaman sorgum termasuk tanaman prioritas kedua untuk petani di NTT setelah tanaman jagung, karena selain sorgum dapat ditanam pada lahan-lahan yang kurang menguntungkan, seperti memiliki curah hujan yang rendah, sistem pengairan yang terbatas, serta kondisi lahan yang tidak terlalu subur, tanaman sorgum juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. (Rz/len)

Berita Terkait

Renovasi Jembatan Gantung Bumi Arum Rampung, Warga Berharap Segera Dibangun Permanen
Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman Level 5 dari Badan POM
Jejak Ponsel Antar Polisi Ungkap Persembunyian Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan
Dengarkan Radio Rapemda, Pengerusi Koperasi Malaysia Jajaki Potensi Mocaf Pringsewuu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Beras Tahap II kepada 55.048 Penerima
Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos
Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026
Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:05 WIB

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:19 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pemkot Perkuat Tata Kelola Program

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:19 WIB

1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:17 WIB

292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Audiensi dengan DPRD, Bahas HPN dan Porwanas 2027

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:45 WIB

Lampung

PTPN I Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:07 WIB