Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin membenarkan pernyataan Sekda Nukman soal rendahnya kedisiplinan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab setempat. Ia bahkan menyebut beberapa pejabat memiliki mental penjilat.
Lampung Barat (Netizenku.com): “Benar apa yang disampaikan Pak Sekda. Banyak pejabat yang bermental penjilat, tidak menghargai pimpinan, tidak sungguh-sungguh menjalankan amanah. Mereka hanya terlihat bekerja saat di depan bupati,” tegasnya, Jumat (16/5/2025).
Menurutnya, pengabdian pejabat seharusnya untuk rakyat dan negara, bukan sekadar pencitraan. Karena itu, ia mendorong agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan sikap para pejabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasnurin mencontohkan rendahnya kedisiplinan saat kegiatan penilaian Kabupaten Layak Anak oleh Kementerian PPPA. Ia menyayangkan banyak pejabat yang tidak hadir, bahkan ada yang meninggalkan tempat sebelum acara selesai.
“Itu undangan resmi, perintah pimpinan secara tertulis, jadi seharusnya dipatuhi. Apalagi kegiatan itu membawa nama baik Lampung Barat,” ujarnya.
Ia mengaku tetap mengikuti kegiatan tersebut dari pukul 09.00 hingga 14.00 WIB sebagai bentuk penghormatan kepada tim penilai dari kementerian. Namun, ketika menoleh ke belakang, banyak kursi yang sudah kosong.
“Ini sangat memalukan di hadapan Kementerian PPPA dan Dinas PPPA Provinsi. Saya berharap momen uji kompetensi juga mempertimbangkan sikap dan perilaku pejabat dalam menjalankan tugas sehari-hari,” katanya.
Hasnurin menegaskan, pejabat bermasalah seharusnya tidak dipertahankan. Jika tidak, Lampung Barat justru akan mengalami kemunduran.
“Kalau hadir rapat saja malas, bagaimana bisa diandalkan untuk bekerja dan berinovasi? Masih banyak ASN kita yang punya integritas, pintar, dan sungguh-sungguh bekerja. Jangan hanya yang pandai cari muka yang dianggap,” pungkasnya. (Iwan)








