TPS Sampah Jalur Dua Perkantoran Pemkab Lambar jadi Atensi Serius Bambang

Leni Marlina

Rabu, 8 Januari 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah di jalur dua lingkungan perkantoran Pemkab Lampung Barat, tepatnya di depan kantor bupati, DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi atensi serius anggota DPRD setempat Bambang Kusmanto.

Menurut Bambang, TPS tersebut sudah bertahun-tahun, belum juga ada rencana pemindahan oleh Pemkab melalui dinas terkait, padahal keberadaannya tepat di depan kantor para pemegang kebijakan di Lampung Barat, yang membuat kesan kumuh dan menjadi sumber penyakit.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“TPS yang sampahnya berserakan di lingkungan sekitarnya, banyak pengaruh negatifnya, seperti berpotensi menimbulkan penyakit, menghilangkan estetika lingkungan perkantoran yang pada hari libur juga menjadi ruang publik, dan membuat jalur dua tersebut tidak berfungsi,” kata Bambang.

Selain itu kata politisi NasDem tersebut, TPS juga mengganggu kenyamanan warga sekitar, yang mayoritas dihuni para pejabat di lingkungan Pemkab Lampung Barat, yang sudah bertahun-tahun mengeluh karena aroma akibat sampah yang sampai berhari-hari tidak diangkut ke TPA.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

“Yang saya sampaikan ini juga merupakan aspirasi dari masyarakat yang merasakan akibat buruk dari TPS tersebut, karena selain menjadi tempat berkembangbiaknya berbagai hewan penyebar penyakit, tentu aroma yang ditimbulkan sangat menggangu, termasuk masyarakat yang setiap hari libur menikmati wisata kuliner di lokasi tersebut,” jelasnya.

Menurut Bambang, di kelurahan Way Mengaku masih banyak lahan kosong baik milik Pemda, maupun milik masyarakat yang dapat disewa untuk dapat dijadikan sebagai TPS, tinggal kemampuan dan kemauan mencari solusi.

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

“Sewa lahan milik masyarakat, saya rasa Pemkab masih mampu, beli mobil dinas nilai miliaran saja bisa, sementara untuk sewa lahan saya kira hanya kisaran belasan juta saja pertahun, kalau alasanya anggaran,” kata Bambang, seraya mengatakan terkait hal tersebut sudah dia sampaikan secara resmi melalui pandangan umum Fraksi Nasdem dalam rapat paripurna DPRD. (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:41 WIB

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Budiman AS Siapkan Strategi Khusus untuk Musda Demokrat Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Lampung Tekankan Peran Strategis Guru TK Bentuk Karakter Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:38 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Creative Financing

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:35 WIB

Jihan Dorong Penguatan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker di Lampung

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:07 WIB

Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bidik PNBP Kehutanan, Pemprov Lampung Gandeng BPHL VI Bentuk Tim Khusus

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Gelaran Bandar Lampung Color Run 2026 murni tanpa menggunakan APBD.(Ilustrasi: ist)

Bandarlampung

Bandar Lampung Color Run 2026 Targetkan 2.000 Peserta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:04 WIB