Tinggal 175.000 Warga Bandarlampung yang Belum Divaksinasi

Redaksi

Senin, 8 November 2021 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Plt Kadis Kesehatan Bandarlampung Desty Mega Putri meninjau vaksinasi Covid-19 di Klinik Kesehatan BIMU Muhammadiyah, Pasar Tempel, Way Dadi, Selasa (2/11). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana didampingi Plt Kadis Kesehatan Bandarlampung Desty Mega Putri meninjau vaksinasi Covid-19 di Klinik Kesehatan BIMU Muhammadiyah, Pasar Tempel, Way Dadi, Selasa (2/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemkot Bandarlampung menargetkan 875.000 warga setempat yang menjadi sasaran penerima vaksin akan tervaksinasi hingga Desember tahun ini.

Plt Kepala Dinkes Bandarlampung, Desty Mega Putri, menjelaskan hingga saat ini tinggal 175.000 warga Bandarlampung yang belum divaksinasi.

“Kalau dosis pertama sudah 79,90 persen dan penyuntikan dosis kedua 57,32 persen. Karena kami masih kurang targetnya dosis pertama, sekitar 175 ribu,” ujar Desty ketika dihubungi Netizenku, Senin (8/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desty menyampaikan stok vaksin Covid-19 milik Dinkes Bandarlampung dari pemerintah pusat masih lancar.

“Nah vaksin kami masih ada 40 ribuan yang dikirim minggu kemarin, itu habis seminggu. Minggu ini belum dikasih,” kata dia.

Pemkot Bandarlampung, lanjut Desty, sejauh ini sudah menerima vaksin Sinovac, Moderna, Astrazeneca, dan Pfizer.

“Astrazeneca sudah habis yang masih ada Sinovac, Pfizer, Moderna. Modernanya juga tinggal sedikit. Kalau Pfizer kan baru dapat minggu kemarin 64.900 dosis,” ujar dia.

Namun dia menyesalkan pemerintah pusat mengirimkan vaksin Pfizer untuk dosis kedua yang masa kedaluwarsanya berakhir November 2021.

“Dosis 1 itu expired masih lama, ketika kami dapat dosis 2 expired November 2021 sementara penyimpanan minus 20 derajat celcius,” kata dia.

Desty berharap pemerintah pusat tidak lagi mengirimkan Pfizer yang masa kedaluwarsanya singkat.

“Kami minta dosis kedua vaksin Astrazeneca 12.400 dosis, karena kita sudah menyuntikkan Astrazeneca dosis pertama 12.400,” tutup dia.

Data Kemenkes RI per tanggal 8 November 2021 pukul 08.00 Wib, Kota Bandarlampung sudah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 1.958.718 dosis.

Rata-rata vaksinasi minggu lalu 11.960 dosis, dengan stok dosis vaksin 127.892 dosis, dan estimasi sisa hari dari stok vaksin tersebut 10 hari. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB