oleh

Terduga Teroris Supriyanto Dikenal Baik dan Rajin Ibadah

Bandarlampung (Netizenku.com): Terduga teroris, Supriyanto, rupanya merupakan orang yang baik bagi para pedagang di Pasar Tamin. Para pedagang Pasar Tamin pun menilai bahwa Supriyanto rajin beribadah dan mudah berbaur dengan masyarakat.

Diketahui, Densus 88 pada Jum’at (18/5) siang menangkap Supriyanto yang diduga merupakan simpatisan ISIS. Supriyanto yang lebih dikenal dengan Supri ini ditangkap seusai shalat Jumat di Masjid Jami\’ Nurul Khoir.

Pedagang yang biasa bergaul dengan Supri, mengaku kaget saat mendapatkan informasi bahwa temannya dibawa pihak kepolisian.

Baca Juga  Jalan Pramuka Terendam Air, Pengendara Bisa Cari Alternatif Lain

Salah seorang pedagang, Endang mengaku terbiasa melihat keseharian Supri karena tempat berdagangnya tepat di depan kios makanan bekunya. Dirinya merasa terkejut dan tidak percaya kalau Supri ditangkap karena ada indikasi bahwa dirinya merupakan teroris.

“Awalnya itu ya biasa hari Jumat kita jumatan, kan hujan itu saya sekilas cuma lihat ada beberapa orang keluar dari masjid, terus ya sambil bawa orang digandeng tapi enggak tau kalau itu emang Supri. Dan pagi ini setelah baca koran eh bener ternyata Supri, pantes dia enggak dagang hari ini,” katanya, Sabtu (19/5).

Baca Juga  Sudah Tumbang, Menimpa Truk Pula

Dalam kesehariannya, Supri dikenal sebagai pribadi yang baik hati dan rajin beribadah.

“Kalo orang nya mah baik, enggak ada kecurigaan apa-apa, malah saya udah dianggap ibu sendiri,” jawab salah satu pedagang lain.

Terpisah, warga Kurungan Nyawa, Pesawaran dihebohkan dengan kedatangan tim Densus 88 yang menggeledah rumah Supriyanto (39) bin Wer Qadar dan istrinya yang tinggal di kontrakan milik Atip di Jalan Asikin RT 01, Dusun Margo Rejo 2, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran.

Baca Juga  Marah-marah Tidak Jelas di Ponpes, Orang Ini Diamankan

Menurut Ketua RT setempat, Yudi Handoko, tim Densus 88 mengumpulkan  beberapa barang bukti  dan memasang police line di rumah kontrakan tersebut.(Melita)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *