Terduga Teroris Supriyanto Dikenal Baik dan Rajin Ibadah

Redaksi

Sabtu, 19 Mei 2018 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid dimana Supriyanto diamankan Densus 88.

Masjid dimana Supriyanto diamankan Densus 88.

Bandarlampung (Netizenku.com): Terduga teroris, Supriyanto, rupanya merupakan orang yang baik bagi para pedagang di Pasar Tamin. Para pedagang Pasar Tamin pun menilai bahwa Supriyanto rajin beribadah dan mudah berbaur dengan masyarakat.

Diketahui, Densus 88 pada Jum’at (18/5) siang menangkap Supriyanto yang diduga merupakan simpatisan ISIS. Supriyanto yang lebih dikenal dengan Supri ini ditangkap seusai shalat Jumat di Masjid Jami\’ Nurul Khoir.

Pedagang yang biasa bergaul dengan Supri, mengaku kaget saat mendapatkan informasi bahwa temannya dibawa pihak kepolisian.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pedagang, Endang mengaku terbiasa melihat keseharian Supri karena tempat berdagangnya tepat di depan kios makanan bekunya. Dirinya merasa terkejut dan tidak percaya kalau Supri ditangkap karena ada indikasi bahwa dirinya merupakan teroris.

“Awalnya itu ya biasa hari Jumat kita jumatan, kan hujan itu saya sekilas cuma lihat ada beberapa orang keluar dari masjid, terus ya sambil bawa orang digandeng tapi enggak tau kalau itu emang Supri. Dan pagi ini setelah baca koran eh bener ternyata Supri, pantes dia enggak dagang hari ini,” katanya, Sabtu (19/5).

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Dalam kesehariannya, Supri dikenal sebagai pribadi yang baik hati dan rajin beribadah.

“Kalo orang nya mah baik, enggak ada kecurigaan apa-apa, malah saya udah dianggap ibu sendiri,” jawab salah satu pedagang lain.

Terpisah, warga Kurungan Nyawa, Pesawaran dihebohkan dengan kedatangan tim Densus 88 yang menggeledah rumah Supriyanto (39) bin Wer Qadar dan istrinya yang tinggal di kontrakan milik Atip di Jalan Asikin RT 01, Dusun Margo Rejo 2, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Menurut Ketua RT setempat, Yudi Handoko, tim Densus 88 mengumpulkan  beberapa barang bukti  dan memasang police line di rumah kontrakan tersebut.(Melita)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mikdar Ilyas Desak Penertiban Pengerukan Bukit Tanpa Izin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Pemprov Lampung dan BNPT Luncurkan Film Edukasi Pencegahan Radikalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Pemprov Lampung Serukan Semangat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Marindo Tekankan Pentingnya Akuntabilitas di Lingkungan Pemprov Lampung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Pemprov Lampung Raih Mandaya Award 2026 Kategori Penurunan Kemiskinan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Berita Terbaru

Lampung

Mikdar Ilyas Desak Penertiban Pengerukan Bukit Tanpa Izin

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:02 WIB