“Saya bawa 11, habis ada yang pesan. Harganya Rp7,5 juta per potong kalau sepasang Rp13,5 juta,” kata dia.
“Ibu Sandiaga Uno juga sudah pesan, lagi mau dikirim, membantu mempromosikan produk UMKM kita,” lanjut dia.
Asal Mula Tapis Cantik Mulang Tiyuh
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rahayu menuturkan ide membuat Tapis Cantik Mulang Tiyuh tercetus dua tahun lalu. Saat itu dirinya mengunjungi Museum Tapis di Jakarta.
“Saya foto-foto, salah satu di antaranya tapis lama ada (motif) orang tapi bentuknya enggak seberapa, zaman dulu ya. Nah saya terinspirasi dari situ,” kata dia.
Pemilik sanggar Rahayu Gallery di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 3, Tanjungsenang ini kemudian mencoba membuat desain motif sendiri berdasarkan foto-foto tapis lama dari museum.
“Tercetuslah nama Tapis Cantik Mulang Tiyuh. Tapisnya memang cantik, Mulang Tiyuh itu beramai-ramai bersiap pulang ke kampung ingin membangun kampung,” ujar dia.
Dalam proses pembuatannya, lanjut Rahayu, dirinya memberdayakan ibu-ibu rumah tangga (IRT). Namun tidak sembarang IRT, ada 15 orang yang merupakan binaan Rahayu Gallery.
Sehelai kain Tapis Cantik Mulang Tiyuh berukuran 1,75 meter membutuhkan waktu satu bulan dimana seluruh bahan-bahan pembuatannya berasal dari Lampung.
“Ibu rumah tangga ya, kalau dikerjakan serius ada yang satu bulan satu (potong). Tapi ada juga yang satu bulan setengah, tiga bulan, tergantung keadaan mereka,” kata dia. (Josua)
Halaman : 1 2








