Tangani Covid-19, Pemkot Habiskan Anggaran Rp1 M Dalam Sepekan

Redaksi

Senin, 23 November 2020 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN usai mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 se-Provinsi Lampung Dalam Penerapan Pergub Nomor 45 Tahun 2020 Dalam Menegakkan Protokol Kesehatan Pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), di Hotel Novotel, Senin (23/11). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Herman HN usai mengikuti Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 se-Provinsi Lampung Dalam Penerapan Pergub Nomor 45 Tahun 2020 Dalam Menegakkan Protokol Kesehatan Pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), di Hotel Novotel, Senin (23/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung menghabiskan anggaran Rp1 miliar dalam waktu sepekan untuk penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan Wali Kota setempat Herman HN dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 se-Provinsi Lampung Dalam Penerapan Pergub Nomor 45 Tahun 2020 Dalam Menegakkan Protokol Kesehatan Pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Senin (23/11).

\”Saya hampir tiap minggu dana penanganan Covid-19 ini Rp1 M Pak Gubernur karena hampir 300-400 orang yang turun setiap hari,\” kata Herman HN.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah kota membentuk Satgas Penanganan Covid-19 hingga di tingkat kecamatan yang beranggotakan 17-20 personel di 20 kecamatan se-Bandarlampung dan melakukan patroli setiap hari.

Anggota Satgas Covid-19 terdiri atas TNI/Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP.

Selain membentuk Satgas Covid-19 Kecamatan, pemerintah kota juga membentuk Tim Satgas Covid-19 Tingkat SKPD (Satuan Kerja Perangkat Dinas).

Namun Tim Satgas Covid-19 SKPD mengalami keterbatasan wewenang saat memasuki badan atau instansi vertikal seperti Kejaksaan, Kepolisian dan pemerintahan kewenangan provinsi seperti RSUD Abdul Moeloek.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

\”Namun pegawai di lembaga vertikal enggak bisa masuk kita, termasuk Kantor Gubernur juga enggak bisa masuk karena keterbatasan kewenangan,\” ujar dia.

Herman HN sepakat dengan usul Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk membentuk tim khusus tingkat provinsi.

\”Saya setuju dengan yang disampaikan Pak Gubernur, kita bentuk tim tingkat provinsi bisa mengawasi se-Lampung. Untuk di kota saya ingin bisa mengawasi dinas dan badan provinsi termasuk lembaga vertikalnya,\” katanya.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Dia menilai pegawai instansi vertikal banyak juga yang terpapar Covid-19.

\”Tapi kita enggak bisa masuk padahal banyak yang terpapar. Seperti RSUD Abdul Moeloek enggak bisa masuk saya. Saya minta ada tim khusus untuk instansi vertikal dan dinas provinsi. Kalau ini bisa kita lakukan mudah-mudahan berkuranglah,\” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:06 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Sapi Kurban Jumbo 1,5 Ton untuk Pemprov Lampung

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:43 WIB

Temu Karya Karang Taruna Lampung Dihangatkan Munculnya Sejumlah Kandidat Ketua

Berita Terbaru

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB