Liwa (Netizenku.com): Sirkuit tenis junior Lampung seri ketiga, tiga dari empat atlet yang mewakili Lampung Barat berhasil membawa tiga medali, pada turnamen yang berlangsung di Kota Metro Jumat-Minggu (17-19/13).
Official kontingen Lampung Barat, Michael Widodo, mendampingi Ketua Pengkab PELTI, Arman Ahyuni, mengatakan pada seri ketiga Lampung Barat hanya membawa empat orang atlet junior, dan hasilnya sangat memuaskan.
“Sama dengan dua seri sebelumnya, pada seri ketiga ini kita kembali berhasil membawa pulang tiga medali, dua diantaranya medali perak yang dipersembahkan pasangan ganda putra KU-14 Rizqy Amanullah dan BD. Iggi Elio Gatie dan pasangan Deto Rais Akhdan dan M. Agil Ramadan yang turun pada KU-12. Sedangkan medali perunggu dihasilkan Deto Rais dari nomor tunggal putra KU-12,” kata Widodo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Atas prestasi tersebut, kata Widodo menjadi motivasi Pengkab PELTI Lampung Barat untuk terus melakukan pembinaan atlet usia dini, sehingga cabang olahraga tenis lapangan akan menjadi idola baru bagi anak-anak Lampung Barat.
“Dari beberapa atlet yang telah mengharumkan Lampung Barat, baru beberapa bulan mengikuti latihan secara serius, ternyata hasilnya sangat memuaskan, dan itu menjadi motivasi kami untuk menjadikan tenis lapangan sebagai olahraga yang disukai olah generasi muda,” harap Widodo.
Widodo, mengajak anak-anak dari usia lima tahun untuk ikut latihan di lapangan tenis dilingkungan perkantoran Pemkab Lampung Barat, bagi yang berminat hanya menyiapkan niat dan sarana latihan, sementara untuk ikut bergabung tidak dipungut biaya.
“Kami hanya butuh niat dan keseriusan anak-anak kita untuk ikut latihan tenis lapangan, tidak dipungut biaya, dan program yang sudah berjalan sejak awal Tahun 2021 tersebut saat ini sudah terlihat hasilnya,” ujarnya.
Widodo juga menyampaikan, berjalannya program latihan berkat dukungan dari KONI, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Pengurus PELTI dan pelatih, pihak sekolah serta dukungan orang tua.
“Mudah-mudahan dukungan dari berbagai pihak, terutama KONI sebagai induk cabang olahraga, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, sekolah pengurus dan pelatih PELTI dan tentu dukungan orang tua yang selama ini sangat baik, ikut membantu kami dalam melahirkan atlet berprestasi,” tandasnya. (Iwan/len)








