Siapkan Karantina Mikro Bagi Warga Binaan Terpapar Covid-19

Redaksi

Rabu, 26 Mei 2021 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung H Syarif Hidayat ketika ditemui di Jalan KH Hasyim Asharie, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Rabu (26/5). Foto: Netizenku.com

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung H Syarif Hidayat ketika ditemui di Jalan KH Hasyim Asharie, Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Rabu (26/5). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Sedikitnya 146 warga binaan dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IA Rajabasa Kota Bandarlampung terpapar Covid-19 pada Selasa (25/5).

Baca Juga: Total 146 Warga Binaan LP Rajabasa Positif Covid-19

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, H Syarif Hidayat, meminta pemerintah melakukan penanganan terhadap warga binaan yang terkonfirmasi Positif Covid-19. Apalagi Provinsi Lampung termasuk wilayah dengan angka kematian tertinggi kedua nasional akibat virus corona.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harus ditangani dan saya menyoroti penanganan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 yang utama adalah penanggulangan pada aspek pengobatan. Lampung termasuk yang memiliki persentase kematian yang cukup tinggi. Perlu ada kebijakan penanganan pengobatan dan harus menjadi perhatian serius,” kata Syarif Hidayat ketika ditemui di Pesawahan, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Rabu (26/5).

Politisi PKS ini mencontohkan pemerintah DKI Jakarta yang membuat suatu wilayah yang dikarantina atau karantina mikro.

Syarif meminta pemerintah saat ini harus memperbanyak ruang isolasi mandiri agar yang sudah terpapar COvid-19 tidak digabungkan lagi dengan yang belum terinfeksi Covid-19 sehingga Protokol Kesehatan betul-betul berjalan dengan baik.

“Apalagi khusus warga binaan, yang butuh pengawalan, makanya kita harus betul-betul mengalokasikan tempat dengan penjagaan yang khusus. Harus dicari fasilitas yang memungkinkan untuk isolasi mandiri. Misalnya di penginapan yang ditanggulangi oleh pemerintah dan pemerintah harus siap,” ujar dia.

Selain memperbanyak tempat isolasi mandiri, pemerintah juga diminta untuk memberikan asupan makanan bergizi bagi warga binaan selama menjalani masa perawatan di ruang isolasi. (Josua)

Baca Juga: LP Rajabasa Over Kapasitas Susah Prokes Covid-19

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Jejak Ponsel Antar Polisi Ungkap Persembunyian Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Beras Tahap II kepada 55.048 Penerima

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Polisi Tetapkan FD Tersangka Kasus Pelajar di Kos

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Berita Terbaru

Lampung

Garinca Soroti 540,78 Hektare Aset Pemprov Bermasalah

Kamis, 27 Agu 2026 - 15:51 WIB

Lampung

Lampung Mulai Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 15:40 WIB

Lainnya

Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 15:33 WIB