Serba Hitam, Warga Eks Pasar Griya Paksa Pemkot Tanggung Jawab

Redaksi

Selasa, 14 Agustus 2018 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Korban penggusuran eks Pasar Griya kembali melakukan unjuk rasa di depan Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandarlampung pada Selasa (14/8).

Puluhan massa tersebut terlihat mengenakan seragam dan membawa payung berwarna hitam sebagai lambang dari keprihatinan dan menyampaikan bahwa mereka sedang berduka.

Menurut Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung, Kristina Tia Ayu, hingga kini korban penggusuran eks Pasar Griya Sukarame masih menetap di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung, dengan total 28 kepala keluarga.

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Sampai hari ini, pemerintah kota selaku aktor utama yang melakukan penggusuran masih enggan untuk ditemui apalagi menyelesaikan pesoalan warga pasca penggusuran. Sampai detik ini nasib warga sudah tidak menentu, karena rumah mereka digusur sehingga akses untuk mencari kebutuhan hidup sehari-hari sudah tidak ada lagi, akses pendidikan anak-anak mereka terganggu,\” tutur Kristin.

Baca Juga  Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Untuk itu, Komite Tolak Penggusuran (KTP) melakukan unjuk rasa dan memaksa pemkot bertanggung jawab atas penggusuran yang dinilai sewenang-wenang yang membuat masyrakat kian melarat.

Sementara itu, salah seorang warga eks Pasar Griya, Mua\’ad meminta agar Pemkot mau menemui warga untuk berdiskusi dan mencari solusi.

\”Kemudian kami juga menuntut agar pemerintah memberikan kami tempat tinggal sementara yang layak, pekerjaan yang layak dan pendidikan yang layak bagi anak-anak kami,\” tandasnya.(Agis)

Baca Juga  Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Wahrul Fauzi Silalahi Masuk Radar Calon Ketua Karang Taruna Lampung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:38 WIB

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB