Segera Dilantik, Bawaslu Lampung Minta Ahmad Sahlan Kejar Ketertinggalan

Redaksi

Senin, 8 November 2021 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota pergantian antar waktu Bawaslu Lampung Selatan, Ahmad Sahlan.

Anggota pergantian antar waktu Bawaslu Lampung Selatan, Ahmad Sahlan.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya, minta Ahmad Sahlan kejar ketertinggalan. Diketahui, Ahmad Sahlan akan melangsungkan pelantikan pada Selasa (9/11) mendatang di Jakarta.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Ahmad Sahlan merepukan anggota pergantian antar waktu (PAW) Bawaslu Lampung Selatan menggantikan Iwan Hidayat, yang meninggal karena covid-19.

“Benar bahwa anggota PAW Bawaslu Lampung Selatan, Ahmad Sahlan akan melangsungkan pelantikan di pusat,” ujar Karno saat ditemui di kantornya, Senin (8/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menegaskan bahwa Ahmad Sahlan harus mengejar ketertinggalan dan memperkuat kapasitas diri. “Secara pengalaman sebagai pengawas pemilu bisa jadi Ahmad Sahlan tertinggal, namun hal itu bisa dikejar,” tandas Karno.

Terpisah, Ahmad Sahlan mengaku bahwa dirinya akan menjalankan amanat sesuai perundang-undangan. Ia juga menjelaskan bahwa pasca pelantikan akan dilangsungkan orientasi bersama anggota PAW Bawaslu se-Indonesia.

“Ada 31 kabupaten/kota se-Indonesia yang melangsungkan PAW. Kita nanti tidak hanya dilantik, pasca itu ada orientasi sekaligus penguatan kapasitas,” ujar Sahlan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ahmad Sahlan juga mengucapkan terimakasih kepada banyak pihak, lantaran dirinya telah mendapat amanah demokrasi. “Semoga hal-hal yang tidak kita inginkan dalam pemilu mendatang bisa kita hindari. Semoga pemilu serentak dapat terlaksana secara luber jurdil,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Berita Terbaru