Sedikitnya 734 Anak di Bandarlampung Menderita Gizi Buruk

Redaksi

Selasa, 4 Mei 2021 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana memberikan sambutan pada acara Rembuk Stunting di Ruang Tapis Pemkot setempat, Selasa (4/5). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana memberikan sambutan pada acara Rembuk Stunting di Ruang Tapis Pemkot setempat, Selasa (4/5). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung menggelar Rembuk Stunting untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara organisasi perangkat daerah (OPD) penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, menetapkan Surat Keputusan (SK) Menteri PPN/Bappenas Nomor 42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021.

Melalui SK yang diteken pada 9 April 2020 tersebut, percepatan penurunan stunting akan dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia termasuk Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 10 wilayah dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang masuk dalam Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Tahun 2021.

Yaitu Kabupaten Way Kanan, Tulang Bawang, Pringsewu, Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tanggamus, Lampung Utara, Pesawaran, dan Kota Bandarlampung.

Dari 20 kecamatan dan 126 kelurahan se-Kota Bandarlampung, terdapat 11 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan sebagai Lokus Stunting Tahun 2021 dengan jumlah anak stunting 734 jiwa.

Yaitu Kecamatan Telukbetung Timur (Kota Karang Raya, Sukamaju, Way Tataan), Kecamatan Panjang (Kuala, Ketapang, Way Lunik), Kecamatan Tanjungkarang Barat (Segala Mider, Susunan Baru), Kecamatan Kedaton (Sidodadi, Sukamenanti, Sukamenanti Baru).

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana usai membuka kegiatan Rembuk Stunting di Ruang Tapis, Selasa (4/5), mengatakan masyarakat harus tetap waspada dan tidak lengah untuk mencegah stunting.

\”Pengarahan kita berikan kepada ibu-ibu hamil untuk mencegah jangan sampai terjadi lagi, anak sehat ibu juga sehat,\” ujar Eva Dwiana.

Stunting, merujuk pada kondisi kekurangan gizi kronis di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), tidak hanya memengaruhi tinggi badan balita, tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan dan kesehatan dalam jangka panjang.

\”Ibu hamil kita pantau karena layanan gratis kan mereka rajin datang ke Puskesmas. Ini kita akui kerjasama masyarakat juga cukup baik,\” kata dia.

Data Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Tahun 2020 menyebutkan prevalensi stunting pada anak bawah dua tahun sepanjang 2016-2019 mengalami penurunan. Di 2016 (21.20), 2017 (23.80), 2018 (26.38), 2019 (6.1) persen.

\”Ini (kerja) luar biasanya Dinas Kesehatan dan Puskesmas, pusat dan OPD yang tupoksinya berjalan lancar,\” kata Eva Dwiana. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:20 WIB

DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 15:27 WIB

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB