Ribuan Peserta JKN-KIS Pesawaran Diputus, Pemkab Diminta Bertindak

Suryani

Selasa, 23 September 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir. Foto: Soheh/NK.

Wakil Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir. Foto: Soheh/NK.

Pemutusan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dibiayai APBN terhadap sekitar 22.500 warga di Kabupaten Pesawaran mendapat perhatian serius DPRD setempat.

Pesawaran (Netizenku.com): Wakil Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir mendesak pemerintah daerah segera membentuk tim khusus untuk memverifikasi dan memastikan pemanfaatan fasilitas kesehatan (faskes) BPJS tepat sasaran.

“Iya, kami mendesak Pemda segera membentuk tim pemanfaatan faskes BPJS agar tepat sasaran,” ujar Nasir, yang juga menjabat Ketua DPD Partai NasDem Pesawaran, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perlu dilakukan penataan data secara valid dan menyeluruh di lapangan. Pemerintah daerah diminta melakukan verifikasi dan pemutakhiran data penerima manfaat, agar alokasi layanan BPJS Kesehatan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

“Harus jelas sistem pembagian layanan faskes, baik di puskesmas maupun klinik. Urut kacang dari yang sangat membutuhkan sampai yang kurang membutuhkan, di setiap desa dan kecamatan,” tambahnya.

Pemutusan kepesertaan ini menimbulkan pertanyaan publik lantaran masih ada warga yang secara kondisi sosial ekonomi layak menerima bantuan, namun tiba-tiba dinonaktifkan. Bahkan, penghentian kepesertaan JKN-KIS dari APBN ini juga berdampak pada terhentinya sejumlah bantuan sosial lainnya.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Media Aprilia, menyatakan pihaknya telah menelusuri kasus ini ke Dinas Sosial. Ia menegaskan, pemutakhiran dan verifikasi data harus dilakukan hingga ke tingkat desa agar tidak ada warga miskin yang terlewat.

“Kami sudah koordinasi dengan Dinsos. Ada warga kita yang BPJS-nya diputus oleh pusat, tapi jika sifatnya darurat, kami tetap upayakan pelayanannya. Untuk yang dirawat dan status BPJS-nya tiba-tiba nonaktif, bisa diajukan reaktivasi melalui Dinas Sosial,” jelasnya saat audiensi dengan Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Media menambahkan, dari 22.500 peserta yang diputus, semuanya terdampak dalam bentuk paket, artinya tidak hanya BPJS Kesehatan, tetapi juga bantuan sosial lainnya terhenti. Warga yang ingin mengaktifkan kembali layanan BPJS Kesehatan bisa mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), namun hanya untuk layanan kesehatan. (*)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Imbau Orangtua Hargai Proses Tumbuh Kembang Anak

Selasa, 20 Okt 2026 - 19:13 WIB

Lampung Selatan

HUT ke-62 Golkar, DPD Lampung Selatan Santuni 20 Anak Yatim-Piatu

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:49 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB