Ratusan Petani Biha Terima Bantuan Alsintan dari Bupati

Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, melalui Dinas Pertanian, menggelar acara temu lapangan sekaligus penyerahan bantuan pertanian, yang dipusatkan di depan Balai Penyuluh Pertanian, Pekon Biha, Kecamatan Pesisir Selatan, Rabu (28/8). Yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesibar, Agus Istiqlal.

Dalam sambutan kepala Dinas Pertanian Pesibar, M Azis bahwa yang disalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) pra-panen melalui dipa APBN tugas pembantuan PSP satker Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung tahun 2019.

Bantuan pertanian yang diserahkan yakni sebanyak 14 unit, Traktor roda dua, sembilan unit pompa air, tiga unit Cultivator, 899,06 Hektar Polis AUTP, Asuransi usaha ternak sapi atau Polis UATS untuk 270 ekor sapi, benih jagung untuk 50 Hektar, benih padi gogo 50 hektar, 10 ribu bibit kelapa, 2 unit Rice milling unit (RMU), 150 unit papan poktan.

Baca Juga  Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Bantuan tersebut akan dialokasikan kepada seluruh Kelompok tani di Pesibar sebanyak 253 termasuk kecamatan Pulau Pisang. Namun, untuk hari ini sebanyak 120 orang atau 17 kelompok yang menerima bantuan secara simbolis,\” kata Azis.

Untuk mendukung gerakan percepatan tanam dan panen padi, pemerintah kabupaten Pesibar melalui Dinas Pertanian telah memberikan berbagai macam progam bantuan diantaranya adalah penyaluran bantuan alat dan Alsintan kepada kelompok tani (poktan) maupun gabungan kelompok tani (gapoktan).

\”Semua penerima bantuan ini telah melalui proses verifikasi secara administrasi maupun secara teknis di lapangan. Oleh karena itu, dinas pertanian dan seluruh elemen yang terkait untuk terus memantau dan mengevaluasi bantuan ini agar dapat dimanfaatkan secara optimal,\” kata Azis.

Baca Juga  Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana

Sementara disampaikan Agus Istiqlal bahwa pada tahun 2019, pemerintah kembali melakukan upaya khusus (upsus) dalam rangka pencapaian produksi komoditas pertanian. Berbagai program kegiatan untuk mendukung pencapaian produksi pertanian seperti penyediaan dan perbaikan sarana dan prasarana pertanian tetap dilanjutkan.

Dengan adanya berbagai kegiatan peningkatan produksi pertanian maka pemerintah berkewajiban mendukung ketersediaan sarana pertanian terutama alat dan mesin pertanian, serta adanya pembinaan dan pengembangan pengelolaan alat dan mesin pertanian tersebut.

Masyarakat Pesibar khususnya petani harus berperan aktif dalam menyukseskan upsus dalam rangka pencapaian produksi komoditas pertanian. Seluruh jajaran di pemerintahan terutama yang menangani bidang pertanian guna pencapaian produksi komoditas pertanian, dengan dukungan TNI AD, pencapaian produksi komoditas pertanian dapat terwujud.

Semua bantuan yang dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten Pesibar bertujuan untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, bantuan tersebut harus dimanfaatkan sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

\”Diharapkan kedepannya petani di Kabupaten Pesisir Barat mampu membantu bangsa Indonesia ini dalam mewujudkan pencapaian produksi komoditas pertanian,\” jelas Agus.

Selain itu, Agus mengapresiasi kinerja tugas para penyuluh dalam mendampingi kelompok tani/gapoktan. Serta semangat untuk kelompok tani/gapoktan dalam meningkatkan kemandirian di bidang pertanian.

\”Saya juga ucapkan terima kasih kepada TNI AD khususnya jajaran kodim 0422 Lampung Barat dalam membantu perkembangan pertanian di kabupaten Pesibar,\” ujarnya.

Turut hadir unsur Forkopimda Lampung Barat, Pesisir Barat yang mewakili, kepala OPD, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian dan Petugas Penyuluh Lapangan serta 250 orang atau 17 Kelompok Tani penerima Bantuan Pertanian. (Gus)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:06 WIB

Pemprov Lampung Mulai Susun RKPD 2027

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:57 WIB

Marindo Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT via Coretax

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:49 WIB

Inspektorat Lampung Sosialisasikan Zona Integritas di Polda

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:42 WIB

Sekdaprov Lampung Resmi Melantik Dua Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:20 WIB

DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Realisasi Infrastruktur Lamsel 2025 Capai 100 Persen

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:24 WIB

Pringsewu

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:13 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Susun RKPD 2027

Rabu, 25 Feb 2026 - 19:06 WIB

Lampung

Marindo Dorong ASN Lampung Segera Lapor SPT via Coretax

Rabu, 25 Feb 2026 - 18:57 WIB