Proyek Lat Kesehatan Set Promosi Kesehatan Tulangbawang Diduga Fiktif

Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Netizenku.com): Kegiatan proyek pengadaan Lat Kesehatan Set Promosi Kesehatan senilai Rp200 juta di Dinas Kesehatan Tulangbawang, melalui realisasi anggaran DAK guna peruntukan pencegahan Covid-19 tahun 2020 diduga fiktif.

Pasalnya kegiatan proyek pengadaan tersebut tidak jelas, lantaran Kepala Dinas Kesehatan, Patoni, dan kabidnya tidak mampu menjelaskan proyek tersebut, di tambah lagi hingga saat ini barang dari Proyek tersebut tidak ada, padahal di keuangan Pemkab Tulangbawang anggaran proyek tersebut sudah dicairkan sejak tiga bulan lalu.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan fiktif tersebut, Patoni tidak menampik dan tidak berkilah adanya dugaan fiktif tersebut.

Sebab menurut Patoni kegiatan proyek pengadaan Lat Kesehatan Set Promosi Kesehatan tersebut selain dirinya tidak mengetahui secara jelas, juga tidak paham akan adanya kegiatan proyek tersebut.

Baca Juga  Besok, DPRD Tulangbawang Sahkan APBD Murni 2020

\”Langsung aja ke Aris Sandi ya soalnya Sandi semua yang mengelola proyek itu, saya ini tidak tahu apa-apa sebab semuanya saya serahkan ke Sandi,\” kilahnya.

Namun, saat ditanya mengenai kegiatan proyek pengadaan tersebut apakah benar ada dan untuk dipergunakan guna pencegahan penyebaran Covid 19 di Tulangbawang, Patoni menerangkan jika itu benar adanya.

\”Iya itu memang proyek untuk diperuntukkan guna Covid-19 di tahun ini, bahkan dikerjakan oleh pihak dinas kesehatan sendiri tentunya sesuai dengan sistem ya,\” terangnya.

Sedangkan Patoni menjelaskan sepengatahuannya, kegiatan proyek tersebut dibelikan barang-barang seperti untuk kebutuhan pencegahan penyebaran Covid-19, seperti masker pelindung mulut dan hidung, obat-obatan dan alat kesehatan APD.

Baca Juga  Winarti Janji Pengadaan Ambulans di Tiap Kampung Akan Direalisasikan

\”Tetapi yang pasti barangnya ada, ya itu jenisnya dan sudah kami distribusikan ke Puskesmas-puskesmas di Tulangbawang Namun, kalau mau jelas hubungi saja Sandi ya, karena kalau saya ini tidak ada yang saya tutup tutupi kok,\” kilahnya lagi.

Sementara di tempat berbeda, Kepala Bidang Promkes Dinas Kesehatan Tulangbawang, Aris Sandi saat dikonfirmasi hal tersebut juga ikut berkilah lantaran dirinya mengaku jika proyek tersebut bukan di bidangnya yang melaksanakan, akan tetapi bidang sarana dan prasarana dinas kesehatan.

\”Tetapi ya sudah saya yang jelaskan karena perintah pak kadis, yang jelas barang ini ada dan ini bentuknya alat peraga Dinas Kesehatan bukan seperti yang dijelaskan pak kadis Patoni, karena kegiatan ini bukan untuk Covid-19 apalagi dibelikan alat untuk Covid-19,\” bebernya.

Baca Juga  40 Anggota DPRD Tulangbawang Dilantik Pekan Depan

Sebab paket proyek ini lanjut Aris Sandi, yang mengerjakannya pihak perusahan Alkes sesuai spesifikasi dengan total anggaran sebesar Rp200 juta.

\”Tapi saya sendiri jujur saja belum pernah lihat barangnya, katanya pak Solihin bidang sarana dan prasarana saat saya tanya katanya barangnya ada di dalam gudang, tapi ya memang saya belum lihat sama sekali sampai saat ini, namun yang jelas apa yang dikatakan pak kadis itu salah,\” ungkapnya. (Armadan/len)

Berita Terkait

NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang
Winarti Launching Penyerahan BLM BMW Secara Virtual
Firmansyah Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Tulangbawang
Anthoni Serahkan Bantuan Langsung Masyarakat dan Launching BMW 2021
Winarti Launching Program Kreatif Mandiri Bergerak Melayani Warga Tahun 2021

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 14:19 WIB

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Selasa, 1 April 2025 - 12:37 WIB

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Senin, 31 Maret 2025 - 20:48 WIB

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:53 WIB

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Jumat, 28 Maret 2025 - 22:47 WIB

Kita Pernah Punya Wartawan Jihad, Kapan Ada Lagi?

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34 WIB

Tak Perlu Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Membuat Kicep

Senin, 24 Maret 2025 - 05:01 WIB

Kebohongan Resmi dan Keterangan Palsu

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:27 WIB

Jurnalis dan Macan dalam Kandang

Berita Terbaru

(Ilustrasi: ist)

Celoteh

Menerka Arah Media Massa, Mau Untung Malah Buntung

Kamis, 3 Apr 2025 - 14:19 WIB

Buku The New York Times karya Ignatius Haryanto. (foto: koleksi pribadi)

Celoteh

Belajar Menambal Kredibilitas dari The New York Times

Selasa, 1 Apr 2025 - 12:37 WIB

Ketupat (foto: ist)

Celoteh

Obrolan Wartawan di Sela Ketupat Lebaran

Senin, 31 Mar 2025 - 20:48 WIB

Ilustrasi buku jurnalisme sastrawi. (foto: dok pribadi)

Celoteh

Wartawan, Storyteller yang Bukan Pengarang Bebas

Minggu, 30 Mar 2025 - 17:53 WIB