Prospek Budidaya Anggur Masih Terbuka Lebar di Pringsewu

Leni Marlina

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Penjabat Bupati Marindo Kurniawan, mengatakan prospek budidaya anggur di Kabupaten Pringsewu masih terbuka lebar, baik untuk kebutuhan konsumsi, pemasaran, maupun konsep agrowisata petik buah. Hal tersebut dilihat dari potensi lahan pekarangan di daerah ini yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan untuk usaha budidaya anggur yang mencapai 3.508 hektar yang tersebar di sembilan kecamatan.

Marindo mengatakan hal itu saat membuka Bimbingan Teknis Teknologi Budidaya Anggur di Sekretariat DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI) Kabupaten Pringsewu di Pekon Ambarawa, Kecamatan Ambarawa, Kamis (24/10/2024).

Meskipun ketersediaan lahan di Kabupaten Pringsewu untuk budidaya anggur cukup luas, namun hingga saat ini untuk pemanfaatannya masih belum optimal, dimana berdasarkan data ASPAI Kabupaten Pringsewu, baru memiliki total populasi tanaman anggur sebanyak 5.309 batang yang tersebar di Kecamatan Ambarawa (4.416 batang), Kecamatan Banyumas (275 batang), Kecamatan Pagelaran (191 batang), Kecamatan Sukoharjo (155 batang), Kecamatan Pardasuka (132 batang), Kecamatan Pringsewu (126 batang), Kecamatan Gadingrejo (10 batang), dan Kecamatan Adiluwih (4 batang).

Baca Juga  Bupati Pringsewu Lantik Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Luasan lahan budidaya sendiri baru 6,54 hektar, yakni 5,48 hektar di Kecamatan Ambarawa, 0,33 hektar di Kecamatan Banyumas, 0,22 hektar di Kecamatan Pagelaran, 0,19 hektar di Kecamatan Sukoharjo, 0,16 hektardi Kecamatan Pardasuka, 0,15 hektar di Kecamatan Pringsewu, serta 0,01 hektar di Kecamatan Adiluwih,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Marindo, buah anggur merupakan buah sub tropis yang kini semakin populer di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat produksi anggur di Indonesia pada 2023 lalu mencapai 13.405 ton. Namun, jumlah produksi tersebut belum mencukupi kebutuhan masyarakat dan masih bergantung dengan anggur impor.

Baca Juga  Upacara HUT ke-17, Pringsewu Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Makmur

“Hal ini tentunya dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan para pecinta anggur untuk dapat mengisi kebutuhan tersebut. Sebab, budidaya anggur sebenarnya tidak mengharuskan ketersediaan lahan yang luas, bahkan anggur ini dapat dikembangkan di lahan pekarangan sekitar rumah,” katanya.

Penjabat Bupati Pringsewu berharap melalui pembinaan dan bimbingan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian serta ASPAI Kabupaten Pringsewu akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk membudidayakan anggur. Sehingga kedepan akan semakin berkembang, dan bahkan dapat menjadi Pekon Anggur di Kabupaten Pringsewu, serta menjadi salah satu primadona pariwisata Bumi Jejama Secancanan.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing

“Untuk itu kedepan kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun provinsi serta seluruh stakeholder terkait agar cita-cita tersebut dapat terwujud,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek Budidaya Anggur tersebut dihadiri Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian Dr.Liferdi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Masykur Hasan, Inspektur Kabupaten Pringsewu Andi Purwanto, Kadis Pertanian Siti Litawati, Kadis Ketahanan Pangan Hendrid, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Iskandar Muda, Plt Kadis Koperindag Sulistiyo Ningsih, Camat Ambarawa Eko Purwanto, Ketua DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu Agung Hariatmoko, serta narasumber dari DPD ASPAI Kabupaten Pringsewu. (Reza)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah
Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing
Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten
Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran
468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan
Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman
Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM
Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB