Polresta Bandarlampung Jaga Ketat Bawaslu dan KPU Kota

Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2020 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Polresta Bandarlampung terlihat berjaga dengan kendaraan polisi terparkir di halaman KPU Bandarlampung, termasuk mobil baracuda, Minggu (23/8). Foto: Netizenku.com

Aparat Polresta Bandarlampung terlihat berjaga dengan kendaraan polisi terparkir di halaman KPU Bandarlampung, termasuk mobil baracuda, Minggu (23/8). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Polresta Bandarlampung menerjunkan personel pengamanan untuk menjaga Sekretariat KPU dan Bawaslu setempat pasca pengumuman hasil rapat pleno verifikasi faktual bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan yang sempat diwarnai insiden kecil, Jumat (21/8), di Hotel Radisson MBK.

Kasat Sabhara Polresta Bandarlampung Kompol Suryadi mengatakan sengaja melakukan penjagaan di kedua sekretariat penyelenggara pilkada tersebut.

\”Jadi jumlah personel yang dikerahkan ada sebanyak 20 polisi, kakau Bawaslu 10 orang, dan 10 orang juga di kantor KPU,\” kata Kompol Suryadi, Minggu (23/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas berjaga 1×24 jam secara shift-shiftan, hingga situasi aman dan terkendali.

Hasil pantauan di Sekretariat Bawaslu Kota, personel pengamanan dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Tanjungkarang Barat Ipda Kamsudin.

Salah satu Staf Bawaslu, Yudi, mengaku dirinya merasa sangat nyaman dengan kehadiran aparat kepolisian.

\”Kalau tidak ada mereka, kita tidak bekerja, dengan adanya pak polisi, kita bisa melaksanakan rutinitas seperti biasa,\” kata Yudi.

Sementara pemandangan yang sama juga terlihat di Sekretariat KPU Kota. Dua personel polisi terlihat berjaga dengan kendaraan polisi terparkir di halaman, termasuk mobil baracuda. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 00:28 WIB

Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:44 WIB

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:24 WIB

HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:23 WIB

Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:18 WIB

Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Senin, 22 Desember 2025 - 10:41 WIB

Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB