Liwa (Netizenku.com): Amunisi pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus dan Mad Hasnurin (PM-MH) kembali bertambah, setelah menerima surat rekomendasi dari DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Selasa (20/8/2024), dengan demikian, pasangan tersebut telah mengantongi rekomendasi dari empat partai, yakni PAN, Gerindra, Demokrat dan PKS.
Dengan diterimanya rekomendasi dari PKS, memastikan tiga Parpol, yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKS, pada Pilkada 2024 menjadi kawan, berbeda dengan Pilkada 2017, ketiga partai tersebut mengusung pasangan Edi Irawan-Ulul Azmi Soltiansa.
Dikonfirmasi via ponselnya usai menerima surat rekomendasi yang diserahkan langsung Presiden DPP PKS Ahmad Saikhu, Parosil, menyampaikan ucapan rasa syukur atas kepercayaan PKS terhadap dirinya bersama Mad Hasnurin, untuk dicalonkan sebagai pasangan bupati dan wakil bupati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kepercayaan dari DPP PKS, dalam bentuk rekomendasi sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Barat, tentu kepercayaan tersebut harus kami jawab dengan kemenangan, yang bermartabat sesuai pesan presiden PKS,” kata Parosil.
Untuk itu kata dia, dalam waktu dekat akan segera melakukan konsolidasi dengan jajaran pengurus PKS, dari tingkat kabupaten hingga pekon, sehingga ke depan akan bersama-sama dengan partai koalisi lain berjuang, dalam rangka memenangkan Pilkada Lampung Barat.
“Kemenangan bermartabat akan kita raih dengan bergotong-royong, seluruh elemen partai pendukung bersama tim di luar partai politik harus bahu membahu, sehingga ke depan kita dapat bersama-sama membangun Lampung Barat lebih maju lagi,” harap Parosil.
Diketahui, tujuh hari menjelang masa pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati, tepatnya 27 Agustus mendatang, pasangan PM-MH, telah mendapat surat rekomendasi dari PAN, Gerindra, Demokrat dan PKS, serta surat tugas kepada Parosil Mabsus sebagai calon bupati dari PDI Perjuangan, PKB san NasDem, sehingga sampai saat ini Partai Golkar yang memiliki empat kursi yang belum menyatakan sikap dukungan. (Iwan)








