Pj Gubernur Minta Nakes Turun Datangi Target PIN Polio, Tapi Ingatkan Jaga Komunikasi

Eva Setiani

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung(Netizenku.com)Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin meminta tenaga kesehatan (nakes) turun langsung datangi target pada pekan imunisasi nasional (PIN) Polio yang dimulai Selasa 23 Juli 2024.

Terlebih, di Lampung sendiri banyak daerah yang sulit dicapai dengan transportasi yang mudah.

“Untuk petugas menjangkau daerah-daerah yang di pedalaman dari Pesisir Barat dan seterusnya itu harus jemput bola langsung ke masyarakat,” kata Samsudin di Bumisari Natar saat pencanangan PIN Polio di Lampung dimulai .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Samsudin menyebut untuk mencapai seluruh target anak-anak usia 0 sampai 7 tahun menerima imunisasi polio, nakes tak hanya bisa menunggu anak-anak dan orang tuanya untuk datang.

“Nanti harus jemput bola ke daerah dan itu harus siap dilakukan. Tugas kewajiban sebagai pelayan masyarakat harus betul-betul datang,” katanya.

Baca Juga  Tubaba Masih Nol Kasus PMK, Tapi Vaksinasi Ternak Baru Capai 30 Persen

Samsudin juga mengajak seluruh orang tua di Lampung yang memiliki anak berusia 0 sampai 7 tahun untuk membawa anak-anak ke tempat pelaksanaan PIN Polio, seperti Posyandu, Puskesmas dan pelayanan lainnya.

Samsudin juga mengingatkan pada nakes yang bertugas untuk tetap menjaga komunikasi kepada masyarakat. Karena menurutnya kerap ada masalah komunikasi.

“Kedua bagi petugas nakes harus siap. Persoalan di kesehatan sering kali terkait masalah komunikasi. Komunikasi ke masyarakat yang tidak berjalan dengan baik maka akhirnya banyak keluhan dari masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu jangan sampai terjadi petugas nakes yang tidak memiliki komunikasi yang bagus untuk memastikan pin polio berjalan dengan baik dan mencapai target.

Untuk diketahui dalam pencanganan PIN Polio di Provinsi Lampung akan menyasar 1.259.539 anak, usia 0 s.d 7 tahun.

Baca Juga  Tubaba Gandeng Tel-U, Sulap Sampah dan ZISWAF Jadi Kekuatan Ekonomi Berbasis AI

Sementara dalam sambutannya, Samsudin menyampaikan bahwa Indonesia telah berhasil menerima sertifikat bebas polio bersama dengan negara anggota WHO lainnya di Regional South East Asia Region (SEARO) pada bulan Maret 2014.

Sementara itu masih tersisa negara lain yang masih dikategorikan endemis penyakit polio contohnya Afganistan dan Pakistan. “Seluruh negara telah berkomitmen untuk bersama melakukan upaya seoptimal mungkin untuk membasmi penyakit polio dari seluruh dunia pada tahun 2026,” ujarnya.

Pada bulan November 2022, jelas Pj. Gubernur Samsudin, terkonfirması kasus Poliomyelitis pada anak usia 7 tahun yang diakibatkan oleh Vaccine-Derived Polio Virus Type (VDPV2) di Provinsi Aceh. Penemuan kasus ini di tanggulangi cepat oleh tim gabungan Kemenkes RI mitra.

“Oleh karena itu, nanti saya berharap apabila terjadi kasus-kasus atau mengarah polio di Provinsi Lampung, saya minta dinas kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk bergerak cepat dalam menanggulangi apabila terjadi polio atau gejala polio atau peluang-peluang yang akan menyebabkan polio di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Baca Juga  32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Tim penanggulangan melakukan pengumpulan sampel tinja dari kontak erat, sampel tinja dari anak sehat sekitar lingkungan, mengkaji data kasus lumpuh layuh mendadak secara retrospektif serta Kemenkes juga mendukung persiapan pelaksanaan imunisasi dalam rangka penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB)

“Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang juga mempunyai risiko tinggi penularan virus Polio, oleh karena itu untuk mencegah agar tidak terjadi KLB Polio maka mulai tanggal 23 Juli 2024 akan dilakukan PIN Polio secara serentak di 15 kabupaten/kota,” jelas Pj. Gubernur Samsudin.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Mikdar Ilyas: Kepuasan Publik 81 Persen terhadap Mirza Sejalan dengan Kinerja Pemerintahan

Jumat, 18 September 2026 - 20:36 WIB

Elly Wahyuni Nilai Kebijakan Pendidikan Ringankan Beban Masyarakat Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WIB

Mahasiswa Lampung Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur hingga Usut Tambang Ilegal

Jumat, 18 September 2026 - 20:18 WIB

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 September 2026 - 13:51 WIB

Survei Rakata: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Mirza-Jihan di Atas 80 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 11:48 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

Jumat, 18 September 2026 - 11:45 WIB

HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Budaya Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Kamis, 17 September 2026 - 20:44 WIB

405 ASN Pemprov Lampung Dilantik, Gen Z Didorong Jadi Energi Baru Birokrasi

Berita Terbaru

Lampung

51 Sekolah di Lampung Terkonfirmasi Tolak Program MBG

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:18 WIB