Perusakan Kaca Gedung Pelayanan, Kadisdukcapil: Jangan Jadi Kesan Buruk

Redaksi

Senin, 23 April 2018 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Peristiwa perusakan kaca di Gedung Pelayanan Satu Atap (Satap) pada (19/4) lalu, rupanya mendapatkan respon dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

Pada Senin (23/4) siang, Kepala Disdukcapil, Humas, dan Satpol PP menggelar konferensi pers di pers room kota, guna meluruskan persoalan yang ada.

Kepala Disdukcapil Bandarlampung, A Zainuddin mengatakan, dirinya telah bertemu langsung dengan orangtua dari Arif Fadli, Mulyadi Tanjung, yang melakukan perusakan aset pemerintah pada pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Arif Fadli mengalami gangguan jiwa dan sedang mendapatkan perawatan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ). \”Kemarin Pak Mulyadi datang dan membawa 2 surat. Yang pertama surat perawatan dari Puskesmas Wayhalim. Dan yang kedua surat kuning dari RSJ,\” kata Zainuddin.

Saat pihak kepolisian melakukan penyidikan, lanjut dia, polisi tidak percaya begitu saja. \”Karena tidak percaya, pas dibawa ke RSJ, langsung disambut rupanya. Kata petugas disana, Ini memang pasien kami,\” imbuh dia.

Zainuddin juga mengatakan, klarifikasi ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan kesan yang buruk bagi pelayanan masyarakat di Kota Tapis Berseri. \”Ini dilakukan karena kita tidak mau ada kesan yang buruk. Gedung Satap itu dibuat sedemikian rupa untuk mengoptimalkan pelayanan kok. Tapi masa iya kesan itu jadi buruk karena perilaku yang ngelantur kemarin,\” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, para pengunjung yang tengah mengurus adminduk di gedung satap pemkot sempat geger lantaran salah satu warga memecahkan kaca di gedung merah tersebut.

Pelaku yang diketahui bernama Arif Fadli (26) warga Wayhalim ini, sempat diamankan oleh anggota Satpol PP, dan malah memberikan pernyataan seolah-olah dirinya tertipu.

\”Saya kesel dengan pembuatan E-KTP ini pak, nama ibu saya lain, terus saya juga terkesan ditipu sama dua orang dari Wayhalim yang membuat E-KTP saya,\” kata dia saat di interogasi oleh Kepala Satpol PP Bandarlampung , Mansi.(Agis)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB