Kasus Penganiayaan Terhadap Perawat Masuk Tahapan Pemanggilan Saksi

Redaksi

Jumat, 20 April 2018 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) yang diketuai Dedi Afrizal, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kota Bandarlampung pimpinan Jupri Kartono, mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Jumat (20/4).

Kedatangan rombongan diterima oleh pihak manajemen RSUDAM dan pengurus Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) PPNI RSUDAM Ns. Abdul Kadir Jailani. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi perkembangan kasus Fery Fadli yang beberapa waktu lalu dianiyaya oleh keluarga pasien.

Baca Juga  Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Dedi Aprizal mengharapkan perawat tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dalam melayani pasien di RSUDAM. \”Persoalan ada rekan yang dianiyaya dalam bertugas, tidak perlu takut, karena anggota PPNI tidak sendiri,\” tegasnya.

Dedi mengusulkan, demi kesalamatan dan kenyamanan perawat dalam menjalankan tugas, anggota PPNI harus ada perlindungan hukum, dan tetap bersatu serta menjaga kesolidan antar anggota. \”Akan kita upayakan, agar perawat memiliki perlindungan hukum dari pemerintah dalam menjalankan tugasnya,\” kata Dedi.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Sementara itu, Ketua DPK PPNI RSUDAM, Ns. Abdul Kadir Jailani, menceritakan kejadian penganiayaan terhadap Ferry hingga perkembangannya saat ini. \”Saat ini proses hukum terkait penganiayaan terhadap Ferry masih terus berjalan. Sekarang masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Kita akan terus mengawal proses hukumnya,\” beber Jailani.

Ia juga menegaskan bahwa kejadian yang dialami Ferry bukanlah perkelahian. \”Kejadian itu bukan perkelahian tetapi murni penganiyayaan terhadap perawat, dan harus diselesaikan secara hukum,\” tegasnya (Aby)

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB