Pemprov Klaim Persediaan Ayam dan Telur Mencukupi

Redaksi

Minggu, 23 April 2023 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, mengatakan ketersediaan komoditas peternakan berupa ayam dan telur mencukupi bagi konsumsi masyarakat menjelang Idul Fitri 2023.

“Kebutuhan ayam broiler ataupun daging ayam di Lampung pada Maret-April total ada 14.083 ton atau ada 8.187.791 ekor. Jadi mencukupi untuk kebutuhan menjelang Idulfitri 2023,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lily Mawarti, Rabu (5/4).

Kebutuhan ayam potong pada Ramadhan sebanyak 4.058.721 ekor atau 6.981 ton, sedangkan untuk Idulfitri kebutuhan sebanyak 7.102 ton atau 4.129.070 ekor.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tetapkan Dewan Pendidikan 2025–2030

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedangkan ketersediaannya secara total ada 28.275 ton atau 16.438.953 ekor. Yang meliputi 13.005 ton untuk stok Ramadhan serta 15.270 ton atau 8.877.907 ekor bagi Idul Fitri,” katanya lagi.

Dia menjelaskan dari jumlah ketersediaan dan kebutuhan terdapat surplus sebanyak 14.192 ton atau 251.163 ekor ayam broiler atau daging ayam di daerahnya pada Ramadhan serta menjelang Idulfitri.

Baca Juga  Distribusi dan Sertifikasi Jadi Tantangan Dapur MBG Lampung

“Sedangkan untuk komoditas telur di Lampung total kebutuhan ada 32.104 ton, sedangkan ketersediaan ada sebanyak 59.729 ton,” ujarnya pula.

Dia menyatakan pula untuk komoditas telur di daerahnya mengalami surplus sebesar 27.625 ton.

“Dengan kebutuhan dan ketersediaan yang ternyata surplus tersebut, maka untuk menyambut Idul Fitri masyarakat tidak perlu khawatir karena semua mencukupi,” ujarnya lagi.

Menurut dia, pada pekan pertama Maret 2023 harga rata-rata produsen untuk komoditas telur adalah Rp24.304 per kilogram, sedangkan harga acuan Rp22.000-Rp24.000 per kilogram.

Baca Juga  Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan di Pringsewu

Kemudian, untuk harga daging ayam pada pekan pertama Rp18.567 per kilogram, sedangkan untuk harga acuan Rp21.000-Rp23.000 per kilogram.

“Sedangkan bagi harga rata-rata konsumen peternakan untuk telur ayam ras di minggu pertama Maret Rp26.682 per kilogram, dari harga acuan Rp27.000 per kilogram. Sedangkan ayam Rp30.276 per kilogram dari harga acuan Rp36.750 per kilogram,” tutupnya. (Luki)

Berita Terkait

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata
DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata
Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB
Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata
Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas
Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru