Pemprov Evaluasi Sistem SRG dan Pengelolaan Pasar Lelang

Redaksi

Selasa, 10 Juli 2018 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com):  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Lampung menggelar sosialisasi pasar lelang dan evaluasi pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) yang telah dibangun sejak tahun 2011 hingga 2016 di 6 Kabupaten di Provinsi Lampung.

Pembangunan gudang dalam program SRG di Lampung telah dimulai sejak tahun 2011 hingga 2016, sehingga perlu adanya evaluasi perbaikan secara bersama antara staekholder dan mitra, sehingga dapat mengangkat kemajuan  komoditas hasil pertanian sebagai pemasok utama, ungkap Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ir.Ferynia saat membuka kegiatan sosialisasi pasar lelang dan Sistem Resi Gudang, Selasa (10/7).

Menurut Ferynia, saat ini sosialisasi tidak perlu dibahas secara detail, akan tetapi tugas kita bersama seluruh Dinas Perdagangan Kabupaten maupun staekholder berupaya mengevaluasi untuk kemajuan pemanfaat program ini. “Provinsi Lampung cukup dikenal di provinsi lain hasil komoditasnya, termasuk dikenal di internasional, seperti kopi Robusta Lampung,” kata dia.

Baca Juga  Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ferynia menjelaskan, program SRG yang telah dibangun sejak tahun 2011 terdapat di Kabupaten Lampung Selatan 2 gudang, Lampung Timur, Lampung Lampung Tengah, Tulang Bawang, Tanggamus dan Kabupaten Lampung Barat/Pesisir Barat. “Maka saat ini ada 7 gudang dalam program SRG, terang Ferynia.

Ia menambahkan, kerjasama dengan pihak terkait masih terlihat belum berjalan maksimal, sertifikasi gudang belum selesai, belum adanya sarana penunjang dalam SRG serta belum dianggarkan pada APBD pemerihan Kabupaten, tegas dia. \”Hal ini yang harus kita dorong buat maju secara bersama, karena masalah tersebut tidak bisa kita biarkan,\” kata Ferynia.

Baca Juga  Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM

Lebih lanjut Ferynia menyatakan, sudah saatnya ada upaya konkrit dalam melakukan terobosan. “Karena kita bangga dengan slogan Lampung sebagai penghasil komoditas hasil pertanian yang cukuk baik dan diandalkan bagi provinsi lain” tambah dia.

Oleh sebab itu, efisiensi perdagangan di Lampung akan semakin baik jika didukung dengan tertatanya sistem pembiayaan perdagangan yang dapat diakses oleh setiap pelaku usaha terutama usaha kecil dan menengah. \”SRG adalah instrumen penting dan efektif dalam sistem pembiayaan perdagangan, juga sebagai strategi alternatif untuk stabilisasi harga komoditas,\” ujar Ferynia.

Baca Juga  Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM

Sementara itu, Ketua Panita sosialisasi pasar lelang dan SRG, Andrian Syarif menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan pemahaman para pengusaha, petani, pedagang dan pengepul tentang pasar lelang maupun SRG.

Kegiatan SRG kata Andrian Syarif, telah tertuang dalam UU Nomor 9 tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang, sebagai acuan dasar pelaksanaan DIPA satuan kerja maupun surat keputusan satker tentang penaggung jawab tentang SRG, kata dia.

“Kita berharap, seluruh peserta dari Kabupaten se-Provinsi Lampung, pengelola, Gapoktan, para pelaku usaha, petani, koperasi dan stakeholder mampu menyamakan pemahaman dalam mewujudkan program SRG yang lebih baik,” tandasnya. (Aby)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:19 WIB

Inflasi Lampung Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Pengangkatan Petugas MBG Jadi Pegawai Negara, DPRD Lampung Soroti Nasib Guru Honorer

Senin, 26 Januari 2026 - 14:11 WIB

Pemprov Lampung Gaungkan Budaya K3 di 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:34 WIB

PKB Tetapkan Chusnunia sebagai Ketua DPW Lampung 2026–2031

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:52 WIB

Pemprov Lampung Siapkan PKN Tingkat II 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:06 WIB

Kominfo dan PPPA Lampung Perkuat Sinergi PUSPAGA

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:35 WIB

DPRD Lampung Dukung Rencana Pabrik Rokok HS di Lampung Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:59 WIB

HGU SGC Dicabut, Triga Lampung, Negara Harus Pastikan Tak Ada Kelebihan Lahan

Berita Terbaru

Lainnya

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:29 WIB

Lampung Selatan

Bupati Lamsel Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Rabu, 28 Jan 2026 - 12:27 WIB

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:21 WIB