Pemkot Tanggung Biaya Pendidikan Anak Korban Covid-19

Redaksi

Kamis, 9 Desember 2021 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama salah satu anak korban Covid-19 yang menerima bantuan dari Kementerian PPPA di Aula Gedung Semergou Pemkot setempat, Kamis (9/12). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana bersama salah satu anak korban Covid-19 yang menerima bantuan dari Kementerian PPPA di Aula Gedung Semergou Pemkot setempat, Kamis (9/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemkot Bandarlampung akan menanggung biaya pendidikan anak-anak korban Covid-19, baik siswa program Bina Lingkungan (Biling) maupun reguler.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menjamin biaya pendidikan anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu, yang orangtuanya meninggal terpapar Covid-19.

“Kalau SMP kan Biling kita ada, reguler kita selesaikan, yang SMA juga akan kita selesaikan untuk biaya sekolahnya,” ujar dia usai menyalurkan bantuan Kementerian PPPA kepada anak-anak korban Covid-19 di Aula Gedung Semergou, Kamis (9/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 42 anak-anak menerima bantuan sembako dari Kementerian PPPA dan uang tunai dari Pemkot Bandarlampung.

“Yang sembuh, alhamdulilah sudah kita berikan bantuan secara bertahap. Ini perhatian pemerintah kota kepada masyarakat yang terpapar dan meninggal kemarin,” kata dia.

Kepala Dinas PPPA Bandarlampung, Sri Asiyah, mengatakan bantuan sembako dari Kementerian PPPA berupa beras, minyak, gula, teh, biskuit, dan mie.

“Ditambah dari Bunda, uang, beliau spontan tadi menyampaikan. Kami cuma menyalurkan, pendataan itu langsung ke linknya kementerian,” ujar dia.

Sri Asiyah menjelaskan anak-anak korban Covid-19 yang menerima bantuan berasal dari 8 kecamatan.

Yaitu Kedaton (8), Enggal (1), Bumi Waras (6), Telukbetung Selatan (3), Rajabasa (6), Telukbetung Timur (2), Kemiling (14), dan Sukarame (2) orang.

“Jadi 42 anak itu hasil verifikasi langsung dari kementerian, by name by address, langsung dari mereka,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
Kampanye Anak Indonesia Hebat, Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 18:51 WIB

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB

Lampung

Ketua DPRD Lampung Sebut Pendidikan Jadi Prioritas Utama

Senin, 23 Feb 2026 - 18:51 WIB