BERBAGI

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung memfasilitasi kegiatan Leadership Intermediate Training (LIT) yang digelar Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Provinsi Lampung.

Leadership Intermediate Training merupakan latihan kepemimpinan bagi pelajar SMP dan SMA se-Lampung yang berasal dari Lampung Utara, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Bandarlampung.

Kegiatan dibuka oleh Wali Kota Bandarlampung Herman HN yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sukarma Wijaya, di Ruang Tapis Gedung Sai Batin Pemkot setempat, Minggu (25/10).

“Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Bapak Wali Kota Bandarlampung sehingga difasilitasi. Pesertanya dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, melalui adik-adik kepengurusan Kota Bandarlampung mereka merancang kegiatan ini bersama kepengurusan wilayah Provinsi Lampung,” kata Sukarma.

Sedikitnya 30 pelajar akan digembleng 10 instruktur dari PW PII Lampung selama 8 hari di Ruang Tapis.

“Perintah Pak Wali Kota segala sesuatu terkait dengan layanan ini tetap dengan protokol kesehatan sehingga semua peserta dari awal sudah mulai dilakukan pengambilan rapid test. Alhamdulillah semua dalam kondisi baik,” ujar dia.

Para pelajar yang tergabung dalam grup diskusi ini diharapkan dapat memberikan warna yang baik kepada rekan-rekan pelajar lainnya, yang nantinya akan bergabung dalam kegiatan OSIS di sekolahnya masing-masing.

“Ya mereka mampu menjadi pemimpin di tengah-tengah rekannya, pemimpin dalam arti mengajak kepada perubahan-perubahan yang pola pikir baik,” katanya.

Salah satu contoh sederhana adalah terkait penggunaan gadget dalam hal positif bukan untuk hal-hal yang justru dari sisi negatifnya. “Karena di era digitalisasi, semua kegiatan kita menggunakan layanan digital,” tutup dia.

Sementara Ketua PW PII Lampung Walid Azis Iskandar mengatakan latihan kepemimpinan ini memanfaatkan libur panjang cuti bersama.

“Kita gembleng teman-teman pelajar ini untuk menjadi seorang pemimpin, dari PII sendiri yang menyediakan wadahnya untuk teman-teman pelajar sebagai sarana motivasi belajar juga,” kata Azis.

Forum diskusi bersama pelajar Islam akan diisi oleh kepala dinas pemerintahan kota, serta organisasi pelajar dan kemahasiswaan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM).

Sebelum acara dimulai, ketigapuluh pelajar menjalani pemeriksaan rapid test yang difasilitasi Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Satelit dengan 3 petugas berpakaian APD dan 50 alat rapid test. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here