oleh

Pemkot Apresiasi Festival Rebana Lesbumi

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung mengapresiasi kegiatan Festival Rebana Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Bandarlampung, di Gedung Pertunjukan Dewan Kesenian Lampung, Minggu (15/12).

Walikota Bandarlampung, Herman HN, yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Sukarma Wijaya, menyampaikan mengingat peralihan era digitalisasi dalam festival ini terdapat berbagai manfaat, salah satunya guna mendidik dan membentuk kaum milenial agar lebih mencitai syair bernuansa islami.

“Kegiatan ini mendidik dan membentukan mental kaum muda, agar lebih mencintai lagu-lagu islami. Pemerintah Kota Bandarlampung sangat mengapresiasi, bahkan kita mensuport penuh,” ujar Sukma.

Baca Juga  Razia Ramadhan Diduga Bocor, Pol PP Hanya Dapati 1 Rumah Karaoke

Selain itu Kedepan Pemkot Bandarlampung siap memfasilitasi kegiatan bernuansa islami ini. Menurut Sukma hal ini tidak lain merupakan bentuk kepedulian Walikotakota Bandarlampung, Herman HN, untuk masyarakatnya.

“Kedepan kalau perlu difasilitasi kembali kita siap. Pemerintah kota Bandarlampung banyak memiliki fasilitas yang boleh digunakan masyarakat. Sebab pak wali mengatakan APBD merupakan dari masyarakat, oleh karena itu dikembalikan lagi dalam bentuk program yang menyentuh langsung di masyarakat. Makanya slogan pak wali selalu dikatakan, uang rakyat untuk rakyat,” kata dia.

Baca Juga  Pemprov Lampung Luncurkan Program Peningkatan Kompetensi Pelaku Kontruksi

Sementara Ketua PCNU Kota Bandarlampung, Ichwan Adji Wibowo, mengungkapkan kegiatan festival rebana ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Lesbumi. Di mana sebelumnya Lesbumi sempat mengalami kevakuman. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat agar mencipatakan kegiatan yang positif selanjutnya.

“Ini kali pertama Lesbumi Kota Bandarlampung menggelar festifal rebana, jadi memang eksistensi Lesbumi Bandarlampung baru mulai bangkit lagi, sebelumnya seperti mati suri. Dan Alhamdulillah sudah dibentuk dan alhamdulilah ini sedang memulai event,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan NU memiliki kaidah untuk mengembangkan tradisi lama yang baik dan menerima tradisi baru yang lebih baik. Kedepan pihaknya akan lebih meningkatkan perkembangan kegiatan-kegiatan yang positif. Hal ini guna membantu pemerintah dalam mendorong nilai agamis di Kota Tapis Berseri.

Baca Juga  Herman HN Kawal Perbaikan Jalan Ryacudu

“Nah selama ini kan sudah berjalan tinggal meningkatkan budaya baru yang lebih baik untuk ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Diungkapkan Ichwan, meski terkesan mendadak antusias peserta mengikuti kegiatan ini cukup baik. Pada batas pendaftaran untuk 20 kelompok, festival rebana ini diikuti oleh sekitar 19 kelompok. (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *