Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) meluncurkan program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan rumah bertajuk “Tubaba Q Sehat Home Care”, Selasa (7/4/2026).
Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Program yang diawali pada Momentum HUT ke-17 Kabupaten Tubaba ini menyasar 579 warga prioritas di 103 tiyuh dengan menghadirkan tenaga medis langsung ke rumah pasien guna meningkatkan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan.
Peluncuran program dilakukan serentak di seluruh wilayah Tubaba dan dipusatkan di Tiyuh Gading Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Anggota DPRD Tubaba Komisi I Fraksi PDIP Arib Bandarsyah serta Kadis dan jajaran pejabat di Dinas Kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program “Tubaba Q Sehat Home Care” menargetkan kelompok masyarakat rentan, di antaranya ibu hamil risiko tinggi, balita stunting, pasien tuberkulosis (TBC), lanjut usia dengan penyakit kronis, penderita gangguan jiwa (ODGJ), hingga pasien penyakit jantung bawaan (PJB). Melalui metode jemput bola, tenaga kesehatan dikerahkan untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan, serta pendampingan langsung di rumah warga.
“Hari ini kita tidak mengundang masyarakat ke balai, tapi kita yang mendatangi rumah mereka. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang secara kondisi sosial ekonomi kurang beruntung,” ujar Nadirsyah.
Ia menegaskan pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan (kuratif), tetapi juga harus menyentuh aspek pencegahan. Menurutnya, derajat kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan dan kondisi ekonomi keluarga.
Nadirsyah juga menyoroti faktor stres akibat tekanan ekonomi sebagai salah satu pemicu penyakit serius, seperti stroke. Karena itu, ia mendorong upaya pembenahan dari hulu melalui penguatan ekonomi masyarakat agar tercipta keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental.
Selain itu, persoalan sanitasi lingkungan turut menjadi perhatian. Ia menyinggung masih adanya saluran pembuangan limbah rumah tangga (paceran) yang tidak tertata dengan baik dan berpotensi menjadi sumber penyakit. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan aparatur tiyuh agar menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Jangan sampai kita hanya bisa mengingatkan, tapi tidak memberi contoh. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Tubaba juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam komoditas produktif seperti kakao, kopi, kelapa, dan tebu. Pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan bibit gratis serta subsidi pengolahan lahan guna mendukung program tersebut.
Penguatan ekonomi mikro melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Dengan demikian, warga diharapkan memiliki sumber pendapatan tambahan yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari,” harapnya.
Usai peluncuran, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan program dengan mengunjungi sejumlah rumah warga di Tiyuh Gading Kencana. Tim medis terlihat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Melalui program ini, Pemkab Tubaba berharap pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan. (*)








