Pembakaran Kalimat Tauhid di Bendera: Prabowo Menyesalkan, Jokowi Menyerahkan

Avatar

Senin, 29 Oktober 2018 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi dan Prabowo (Foto: Istimewa)

Jokowi dan Prabowo (Foto: Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kasus pembakaran kalimat Tauhid di bendera, yang disebut polisi bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ini kata mereka?

Jokowi ditanya wartawan usai menghadiri Rakornas Tim Kampanye Nasional (TKN) di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (27/10/2018). Dia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga  Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo

\”Serahkan semuanya kepada kepolisian, kepada hukum,\” kata Jokowi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Prabowo saat menghadiri deklarasi Relawan Rhoma for PAS di Soneta Record, Jl Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018), berharap hal itu dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

\”Ya tentunya kita sangat menyesal, jadi kita harap untuk menyelesaikan ini sebaik-baiknya,\” kata Prabowo.

Baca Juga  Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo

Kasus pembakaran bendera berkalimat Tauhid oleh ormas Banser itu terjadi pasa Senin (22/10/2018), dalam kegiatan peringatan Hari Santri di Garut, Jawa Barat.

Polisi menyebut bendera yang dibakar adalah bendera HTI. Pembawa dan pengibar bendera diketahui bernama Uus Sukmana.

Mulanya Uus diamankan anggota Banser setelah mengibarkan bendera tersebut. Uus saat diamankan menyebut bendera yang dikibarkan adalah bendera HTI. Uus kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. (dtc/lan)

Baca Juga  Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Dewan Pers Desak Diplomasi Luar Biasa untuk Bebaskan Jurnalis RI
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:40 WIB

El Nino Ancam Lampung, BPBD Lampung Siaga Penuh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Lampung

El Nino Ancam Lampung, BPBD Lampung Siaga Penuh

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:40 WIB