Pelepasan Logistik Pilwakot Bandarlampung Diiringi Istighotsah

Redaksi

Jumat, 4 Desember 2020 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses packing logistik Pilwakot Bandarlampung di Gudang KPU Bandarlampung Jalan Raden Saleh Raya, Kedaton, Kamis (3/12). Foto: Netizenku.com

Proses packing logistik Pilwakot Bandarlampung di Gudang KPU Bandarlampung Jalan Raden Saleh Raya, Kedaton, Kamis (3/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): KPU Kota Bandarlampung mulai mendistribusikan logistik Pilwakot Bandarlampung 2020 pada Minggu (6/12) pagi sekira pukul 07.30 WIB.

Acara pelepasan logistik pilkada ke tingkat kecamatan ini akan diiringi doa dan zikir bersama atau istighotsah.

Ketua Divisi Program dan Data KPU setempat, Ika Kartika, mengatakan kegiatan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan usai masa terakhir kampanye.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kegiatan diisi dengan zikir dan doa bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), panitia pemilihan kecamatan (PPK), dan Tim Penghubung pasangan calon. Dan kami tidak mengundang pasangan calon,\” kata Ika di ruang kerjanya, Jumat (4/12) sore.

Kegiatan dalam rangkaian bermunajat kepada Allah ini, lanjut Ika, sebagai orang yang beriman dan berikhtiar terhadap tahapan Pilkada agar pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Covid-19 berjalan aman, damai, dan lancar.

\”Yang terpenting adalah terpilihnya pemimpin yang legitimasi dan memperjuangkan masyarakat Bandarlampung,\” ujar dia.

Dia berharap logistik yang akan dikonversi menjadi suara pada 9 Desember nanti berjalan lancar dan masyarakat berpartisipasi dengan tidak takut datang ke TPS.

\”Karena ada protokol keamanan Covid-19 yang ditetapkan oleh KPU dan dilengkapi alat pelindung diri (APD). Masyarakat jangan golput memilih pemimpin pada 9 Desember,\” tutup Ika. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB