Paska Rekannya Dianiaya Keluarga Pasien, Puluhan Perawat Gelar Aksi Tuntutan

Redaksi

Rabu, 28 Maret 2018 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Puluhan perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), gelar aksi simpati terhadap rekan mereka yang menjadi korban kekerasan, dihalaman gedung administrasi RSUDAM, Rabu (28/3).

Dalam aksinya, para perawat ini menuntut agar tidak ada lagi perlakuan kekerasan terhadap perawat. \”Kami hanya ingin tidak ada lagi tindak kekerasan terhadap perawat, dan kami juga meminta kepada pihak rumah sakit agar mengawal proses hukum yang sedang dijalani rekan kami Ferry,\” ucap salah satu perawat yang ikut dalam aksi simpati tersebut.

\"\"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Direktur Utama RSUDAM, Hery Djoko Subandriyo mengatakan, mendukung penuh aksi yang dilakukan bawahannya tersebut. \”Profesi perawat memang sangat rentan terhadap kekerasan, namun hal itu jangan sampai mengganggu sikap ikhlas kita dalam memberikan pelayanan. Tentang proses hukum yang sedang dijalani rekan kita Ferry, mari kita serahkan ke pihak yang berwajib, karena saya yakin penanganan dari pihak kepolisian akan lebih profesional,\” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu perawat di instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUDAM) Ferry, harus mendapatkan perawatan, setelah mendapatkan penganiayaan oleh 4 orang keluarga pasien.

Kejadian tersebut berlangsung pada, Selasa (27/3), karena keluarga pasien marah saat ditegur oleh perawat. \”Dari awal datang memang sudah marah-marah. Mereka datang bawa pasien ke gedung IGD lama, padahal gedung itu masih dalam rangka perbaikan, keluarga korban langsung marah,\” ucap Kepala ruang IGD RSUDAM, Kriston Riyadi kepada Netizenku.com

Kriston menceritakan, pihak IGD RSUDAM tetap memproses pendaftara pasien meski tidak membawa identitas. \”Pendaftaran tetap kita proses, meski pasien tidak dapat menunjukkan identitas. Ketika pasien sedang dilakukan pengecekan awal, tensi dan lain-lain, suami dari pasien ribut dan marah-marah. Akhirnya perawat kami menegurnya, agar tidak emosi lagi. Namun teguran itu tidak diterima oleh YS. Dia mencengkram kerah baju Ferry dan memukulnya, melihat kejadian itu, 3 orang keluarga pasien lainnya ikut menganiaya Ferry,\” jelas Kriston.

Atas kejadian tersebut, Ferry menempuh jalur hukum dan melaporkan YS kepada pihak kepolisian. (Aby)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB