Pagi Ini, IHSG di Zona Hijau, Dolar AS Masih Tinggi

Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (netizenku.com) : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hijau pada Jumat (7/9/2018) pagi ini.

Penguatan IHSG berlanjut setelah kemarin ditutup menguat 1,6%.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih tinggi, berada di level 14.881.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 6,864 poin (0,12%) ke 5.782,650. Indeks LQ45 juga menguat 0,446 poin (0,07%) ke 910,296.

Membuka perdagangan Reuters, IHSG 6,864 poin (0,12%) ke 5.782,650. Indeks LQ45 juga menguat 0,446 poin (0,07%) ke 910,296.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG kemudian berbalik arah melemah 3,375 poin (0,08%) ke 5.772,025. Indeks LQ45 juga turun 2,319 poin (0,27%) ke 907,442.

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup mixed dengan mayoritas berada di zona negatif pada perdagangan kemarin (06/09).

Indeks S&P tertekan 0.37% ke level 2,878 dan Nasdaq turun sebesar 0.91% ke level 7,922. Sedangkan, Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.08% ke level 25,995.

Pelemahan pada indeks terjadi seiring dengan berlanjutnya penurunan tajam pada sektor teknologi, hal ini menyikapi rencana peningkatan regulasi untuk perusahaan media sosial.

Selain itu, adanya sinyal dari Presiden AS Donald Trump untuk memberikan tarif bea masuk lebih banyak kepada produk-produk dari China, memberikan kekhawatiran bagi pelaku pasar akan adanya perang dagang lanjutan.

Sementara itu, proposal tarif kemungkinan mencapai USD 200 miliar, di mana saat ini pemerintah AS tengah mencari dukungan dari publik.

Dengan adanya rencana tersebut, China menyatakan tidak akan tinggal diam. Mereka juga akan melakukan balasan dengan mengenakan tarif yang tinggi kepada produk-produk dari AS.

Bursa-bursa Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 turun 0,88% ke 22.289,250.
Indeks Hang Seng naik 0,66% ke 27.152,881.
Indeks Komposit Shanghai naik 1,31% ke 2.727,250.
Indeks Straits Times turun 0,41% ke 3.134,810.
(dtc/lan)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB