OTT KPK Amankan Bupati Lamsel Beserta BB Rp700 Juta

Redaksi

Jumat, 27 Juli 2018 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali terjadi di Lampung.

Jumat (27/7) dini hari, KPK berhasil mengamankan 7 orang, yang salah satunya merupakan Bupati Lampung Selatan, ZH. Tentunya, ZH tak sendiri, sebab dalam OTT tersebut juga berhasil mengamankan Ketua Fraksi PAN Lampung ABN, Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, TA dan Kadis PU Lamsel AA serta GR, salah satu pengusaha kuliner yang berencana mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung dari PAN.

Kelimanya diciduk KPK sekira pukul 01.30 WIB lalu dibawa ke Polda Lampung. \”Tadi masuk Polda sekitar pukul 01.30 WIB. Ya kurang lebih ada lima orang yang diamankan, termasuk Kadis PU dan Kadisdik Lamsel,” jelas salah satu sumber di lingkungan Mapolda Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan uang Rp700 Juta dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. OTT disebutkan diduga terkait proyek infrastruktur.

\”Tim mengamankan uang Rp 700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu. Diduga terkait dengan proyek infrastruktur,\” kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Menurut Agus, tim KPK memang sudah beberapa hari berada di Lampung Selatan. OTT dilakukan pada Kamis (26/7) hingga Jumat (27/7) dini hari. Total ada 7 orang yang diamankan dalam OTT KPK. Saat ini 7 orang, termasuk Bupati Lampung Selatan sedang dilakukan pemeriksaan.

Sementara, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa KPK memang sedang ada kegiatan di Lampung. \”Kamis malam sampai pagi hari ini diamankan 12 orang yang terdiri dari unsur Kepala Daerah/Bupati, anggota DPRD Prov, swasta dan pihak lain yang terkait. Kami melakukan kroscek terhadap informasi yang didapatkan dari masyarakat tentang adanya dugaan transaksi. Tim mengamankan uang ratusan dalam pecahan Rp100rb dan Rp50rb. Diduga terkait dengan proyek infrastruktur,\” jelasnya kepada Netizenku.com.

Saat ini, kata dia, pemeriksaan masih berjalan di Polda setempat. \”Nanti tim akan mempertimbangkan membawa sebagian yang relevan ke Jakarta siang ini. Sebagaimana diatur di KUHAP, KPK  diberikan waktu paling lama 24 jam sampai penentuan status hukum dari pihak yang diamankan tersebut,\” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

40.621 KPM di Tubaba Terima Bantuan Pangan 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:08 WIB

Pemkab Tubaba Peringati Hari Anak Nasional, Santuni 100 Anak Yatim

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:06 WIB

DPRD Tubaba Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Bimtek Pancasila

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:09 WIB

Inspektorat Tubaba Gandeng Kejari Perkuat Pengawasan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:07 WIB

Tubaba Matangkan Persiapan Penilaian Ombudsman 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:46 WIB

Pemkab Tubaba Salurkan 10 Mesin Pencacah Pakan

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:44 WIB

Produksi Gabah Tubaba Lampaui Target Semester I 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:30 WIB

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba

Berita Terbaru

Pringsewu

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:07 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:28 WIB