Nukman Minta OPD Turun Lapangan Cari Solusi Petani Sayur

Leni Marlina

Rabu, 18 September 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Lampung Barat, Nukman. (Ist/Nk)

Penjabat Bupati Lampung Barat, Nukman. (Ist/Nk)

Liwa (Netizenku.com): Penderitaan petani sayur di wilayah Lampung Barat, dengan hasil tanam mereka tidak laku, sehingga tidak dipanen bahkan hanya dijadikan makanan hewan ternak, mendapat respon cepat dari Penjabat Bupati Nukman.

Nukman, yang mengetahui keluhan tersebut setelah membaca berita Netizenku.com, mengaku ikut prihatin dengan kondisi tersebut. Untuk itu dia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera turun lapangan.

“Tentu saya sebagai bupati sangat prihatin, mudah-mudahan tidak akan berjalan lama, maka saya minta seluruh OPD terkait turun lapangan, identifikasi masalah, lalu carikan solusi, ketika mendapatkan informasi seperti ini seharusnya segera turun lapangan,” kata Nukman, Rabu (18/9/2024).

Baca Juga  Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebetulnya, kata Nukman, dia sudah berulang kali pada setiap kesempatan, meminta petani sayuran bahkan kelompok tani, untuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian, terkait jenis sayuran yang akan ditanam, waktu tanam dan panen, serta luas lahan garapan.

“Kitakan punya penyuluh pertanian, manfaatkan keberadaan mereka, koordinasi terkait apa sebaiknya yang akan kita tanam, kapan waktu yang tepat menanam, sehingga pada masa panen diperkirakan harga bagus, dan luas lahan harus disesuaikan dengan pangsa pasar,” jelasnya, seraya berharap penyuluh pertanian juga pro aktif melakukan pendampingan.

Baca Juga  Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

Seperti diberitakan sebelumnya, Jonison petani wortel di Talang Tengah Pekon Hanakau, Kecamatan Sukau, lebih baik tidak memanen tanaman wortel mereka, karena hanya akan menambah kerugian, karena tidak ada yang membeli.

“Saya buka lahan 40 rantai untuk ditanam wortel, yang saat ini masuk masa panen, yang diperkirakan akan mengasilkan 40 ton, tetapi karena barangnya tidak laku, terpaksa tidak di panen, karena hanya akan menambah kerugian, oleh sebagian warga sekitar dijadikan makanan ternak,” kata Jonison. (Iwan)

Baca Juga  Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

Berita Terkait

Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung
POP III Lampung Barat Jadi Ajang Persiapan Porprov 2026
Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB