Nuansa Lampung Barat Dominasi Launching Festival Krakatau 2018

Redaksi

Sabtu, 11 Agustus 2018 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat(Netizenku.com) : Launching Lampung Festival Krakatau 2018 yang dipusatkan di Balairung Soesilo Soedirman Kementerian Pariwisata RI Jakarta, didominasi nuansa Lampung Barat  (Lambar) terutama tampilan kain celugam yang menghiasi meja utama.

Selain kain celugam yang merupakan kain khas Lambar, Dinas Pariwisata Lampung juga menyiapkan hidangan berupa kue tat khas Lambar dan minuman asli Lampung yakni serbat dengan pemanis gula aren asli Lambar.

Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata Lampung, Arief Nugroho, menjelaskan bahwa Lampung memiliki kain tradisional yang lain selain kain tapis. \”Lampung juga mempunyai kain tradisional selain tapis yakni celugam yang dimiliki kabupaten Lampung Barat. Kain celugam selain menghiasi sebagian pakaian yang kita gunakan juga menghiasi meja utama,\” kata dia, Jumat (10/8).

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Menurut Arief, kegiatan tersebut betul-betul dikonsep dengan nuansa Lampung, bahkan Menteri Pariwisata menggunakan pakaian adat Lampung berupa jas tutup,  tungkus dan kain tuppal gantung.

Selain kita tampilkan kain khas Lampung dan hidangkan makanan atau kue Lampung, termasuk tat yang didatangkan langsung dari Liwa Lambar, seluruh panitia yang terlibat harus menggunakan pakaian adat Lampung.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

\”Karena ini promosi pariwisata Lampung maka konsepnya full Lampung, dari dekorasi, materi pameran dan makanan yang dihidangkan dan Alhamdulillah mendapat respon positif dari pak Menteri dan pihak Kementerian Pariwisata,\” jelas Arief.

Menurut Arief, yang lama mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Lambar, selama ini secara nasional kain tapis sudah terkenal bahkan hingga mancanegara, dan saat ini pada setiap ajang promosi wisata Lampung kain celugam selalu menjadi salah satu bahan pameran utama.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

\”Kain tapis kan sudah terkenal luas, ternyata Lambar mempunyai kain celugam, maka perlu seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mempromosikan, seperti yang dilakukan istri bupati Lambar yang setiap pakaian yang digunakan pada acara resmi selalu dengan motif celugam,\” tandas Arief. (Iwan)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB