oleh

Nuansa Lampung Barat Dominasi Launching Festival Krakatau 2018

Lampung Barat(Netizenku.com) : Launching Lampung Festival Krakatau 2018 yang dipusatkan di Balairung Soesilo Soedirman Kementerian Pariwisata RI Jakarta, didominasi nuansa Lampung Barat  (Lambar) terutama tampilan kain celugam yang menghiasi meja utama.

Selain kain celugam yang merupakan kain khas Lambar, Dinas Pariwisata Lampung juga menyiapkan hidangan berupa kue tat khas Lambar dan minuman asli Lampung yakni serbat dengan pemanis gula aren asli Lambar.

Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata Lampung, Arief Nugroho, menjelaskan bahwa Lampung memiliki kain tradisional yang lain selain kain tapis. \”Lampung juga mempunyai kain tradisional selain tapis yakni celugam yang dimiliki kabupaten Lampung Barat. Kain celugam selain menghiasi sebagian pakaian yang kita gunakan juga menghiasi meja utama,\” kata dia, Jumat (10/8).

Baca Juga  Pembangunan Gazebo di Kantor DPRD Lampung Barat Dinilai Mubazir

\"\"

Menurut Arief, kegiatan tersebut betul-betul dikonsep dengan nuansa Lampung, bahkan Menteri Pariwisata menggunakan pakaian adat Lampung berupa jas tutup,  tungkus dan kain tuppal gantung.

Selain kita tampilkan kain khas Lampung dan hidangkan makanan atau kue Lampung, termasuk tat yang didatangkan langsung dari Liwa Lambar, seluruh panitia yang terlibat harus menggunakan pakaian adat Lampung.

Baca Juga  Parosil Sediakan Tim Medis bagi Penyelenggara Pemilu

\”Karena ini promosi pariwisata Lampung maka konsepnya full Lampung, dari dekorasi, materi pameran dan makanan yang dihidangkan dan Alhamdulillah mendapat respon positif dari pak Menteri dan pihak Kementerian Pariwisata,\” jelas Arief.

Menurut Arief, yang lama mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Lambar, selama ini secara nasional kain tapis sudah terkenal bahkan hingga mancanegara, dan saat ini pada setiap ajang promosi wisata Lampung kain celugam selalu menjadi salah satu bahan pameran utama.

Baca Juga  Parosil Minta DD Tepat Sasaran

\”Kain tapis kan sudah terkenal luas, ternyata Lambar mempunyai kain celugam, maka perlu seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mempromosikan, seperti yang dilakukan istri bupati Lambar yang setiap pakaian yang digunakan pada acara resmi selalu dengan motif celugam,\” tandas Arief. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *