Mukhlis Basri Ajak Masyarakat Gemakan Budaya Tradisional

Redaksi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Mantan Bupati Lampung Barat (Lambar) Mukhlis Basri berhasil membangun kabupaten tersebut selama menjabat dua periode (2007-2012 dan 2012-2017).

Hal itu tidak terlepas dari niat tulusnya melestarikan tradisi masyarakat Lampung, termasuk menggemakan berbagai budaya tradisional yang hampir dilupakan generasi milenial.

Bahkan, Mukhlis menjadikan budaya seperti Hadrah dan Bedikekh, yang merupakan budaya masyarakat Lampung dalam ajang perhelatan adat, terutama dalam prosesi pernikahan, dimasukkan dalam materi lomba pada berbagai festival.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Mukhlis tidak hanya menjaga warisan leluhur. Dia secara langsung ikut belajar dan berbaur dengan masyarakat, setiap menghadiri acara Bedikekh dan Hadrah di berbagai daerah.

\”Bedikekh dan Hadrah ini merupakan budaya masyarakat Islam di Lampung, jadi wajib bagi kita generasi penerus bangsa untuk melestarikannya,\” kata Mukhlis, usai mengikuti Bedikekh di salah satu rumah warga, Rabu (29/8).

Menurutnya, generasi muda harus bangga dengan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Lampung.

\”Jadi, sudah kewajiban kita untuk melestarikan dan menjaga serta ikut belajar,\” ujarnya.

Baca Juga  Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Salah satu yang harus dilestarikan dan dibumikan, lanjut Mukhlis, adalah alat musik tradisional Gamolan Pekhing, merupakan alat musik asli Lampung yang bisa menjadi pengiring berbagai lagu, serta memiliki  kekhasan suara yang merdu.

\”Apa bedanya antara Gamolan Pekhing dengan Gamelan milik saudara kita dari tanah Jawa, yang material alatnya sama-sama dari bambu. Tidak menutup kemungkinan Gamolan Pekhing akan dikenal oleh dunia seperti Gamelan Jawa, apabila kita sama-sama mengangkat dan membanggakannya,\” tutur Mukhlis.

Baca Juga  Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Dia berharap, ke depan Pemprov Lampung memfasilitasi penggalian dan pelestarian adat budaya, terutama alat musik tradisional Lampung, sehingga seluruh kabupaten/kota di Lampung bisa menunjukkan jati diri masyarakat Lampung melalui alat musik yang dimiliki.

\”Kabupaten/kota di Lampung mempunyai ciri masing-masing, baik Hadrah dan Bedikikh serta permainan alat musik tradisional. Jadi kalau Pemprov Lampung memfasilitasi untuk menyatukan budaya dalam satu event, tentu akan menimbulkan kreativitas anak muda untuk belajar dan berinovasi,\” ujar Mukhlis. (Iwan)

Berita Terkait

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:03 WIB

Giri Akbar, Kunjungan Wapres Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WIB

Koperasi IJP Gandeng Kelompok Tani Lampung Timur Kembangkan Magot Bernilai Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:29 WIB

DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:45 WIB

Jalan Mulus hingga Perbatasan, Gubernur Lampung Resmikan Groundbreaking Ruas Brabasan-Wiralaga

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:27 WIB

Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pencegahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:44 WIB

Inovasi RMDku, Cara Lampung Dongkrak Akurasi IPM

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:47 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Segera Gelar Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Ke Mana?”

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pupuk Subsidi Mandek di Lampung Tengah, Miswan Rody Endus Permainan Kotor Oknum

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB

Lainnya

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51 WIB