Momen Hardiknas, Parosil Beri Santunan Guru

Redaksi

Rabu, 2 Mei 2018 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat (Netizenku.com): Perhatian dan dukungan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus terhadap pengembangan dunia pendidikan patut diacungi jempol. Pasalnya, selain memberikan beasiswa kepada siswa-siswi alumni SMA sederajat di Lambar yang masuk fakultas kedokteran pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Parosil yang pernah mengabdi sebagai guru honorer ini juga telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) Lambar sebagai kabupaten literasi.

Yang teranyar, Pakcik sapaan akrab bupati kopi tersebut, memberikan santuan kepada guru bertepatan dengan peringatan hari pendidikan nasional 2 Mei.

\”Guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, jadi santunan yang saya serahkan hari ini sebagai bentuk nyata terhadap dukungan untuk kemajuan dunia pendidikan di Lambar,\” kata Parosil, Rabu (2/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Parosil, guru selain bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, juga berperan besar dalam membentuk karakter anak-anak, terutama tentang keberagaman budaya. \”Guru tidak hanya dituntut mendidik anak menjadi pintar, tapi harus melahirkan anak-anak yang berkarakter berlandaskan keberagaman budaya yang kita miliki,\” kata Pakcik.

Baca Juga  Lampung Barat: Ketika Amanah Dijadikan Pekerjaan Paruh Waktu

Pada kesempatan hari bersejarah terhadap kebangkitan dunia pendidikan di Indonesia itu juga, Parosil mendukung program gerakan nasional orang tua membaca (Gernas Buku), yang merupakan gerakan kolaborasi antara pemerintah dengan penggiat peduli pendidikan anak usia dini, perguruan tinggi dan dunia usaha.

\”Gerakan ini sangat positif dan wajib kita dukung, karena akan berperan meningkatkan minat baca anak dari usia sini, serta lebih meningkatkan kedekatan antara anak dengan orang tua,\” kata dia.

Canangkan Kabupaten Literasi 

Pada kesempatan yang sama, Parosil yang didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin, mencanangkan Lambar sebagai kabupaten literasi yang dipusatkan di GOR Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu Balikbukit.

Berbagai misi yang dijalankan oleh pemerintah setempat untuk membangun kabupaten penghasil kopi terbesar di lampung itu. Dengan dicanangkannya sebagai kabupaten literasi, masyarakat Lambar diharapkan akan melahirkan generasi yang cerdas, kreatif dan inovatif, sehingga akan berkontribusi pada kemajuan daerahnya.

Baca Juga  Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah

“(kata) Literasi ini memang mudah mengucapkannya, dan artinya juga sangat sederhana. Akan tetapi jika ditelusuri lebih dalam lagi, artinya sangat luas. Apalagi untuk skala kabupaten,” demikian dikatakan Parosil saat pencanangan kabupaten literasi di GOR Aji Saka, (2/5).

Dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh staff kepresidenan, Ariani Jalal, Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan, Woro Titi Haryanti, sejumlah pejabat provinsi dan anggota DPRD Provinsi Lampung itu, Parosil mengatakan, pencanangan tersebut diharapkan akan semakin memicu semangat pergerakan membaca dan menulis.

Namun sebagai kabupaten literasi, bukan hanya pergerakan membaca dan menulis saja yang menjadi tujuannya, melainkan akan membangun seluruh sector, sehingga akan memberikan nuansa dan warna yang berbeda. “Saya canangkan sebagai kabupaten literasi bukan hanya sekedar memicu minat membaca dan menulis saja, karena itu merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan. Akjan tetapi bagaimana Lambar bias menjawab berbagai tantangan yang ada, salah satunya sebagai kabupaten dengan potensi kopinya,” kata dia.

Baca Juga  Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN

Dijelaskan lebih lanjut, berbeda dengan kabupaten lain yang ada di lampung, lambar memiliki tantangan tersendiri. Selain bukan sebagai kabupaten industri, sebagian besar wilayah Lambar merupakan hutan kawasan dan taman nasional bukit barisan selatan. Selain itu, produktifitas kopi sebagai salah satu penghasilan terbesar masyarakatnya pada tahun ini terjadi penurunan yang sangat signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Parosil berharap, keberadaan kabupaten literasi akan memberikan sumbangsih yang positif pula untuk kemajuan salah satu sector pertanian yang ada di Lambar ini. Parosil berkeyakinan, kedepan, kopi akan menempati posisi tertinggi, utamanya untuk sector perekonomian masyarakatnya. “Ini membutuhkan komitment kita bersama seluruh element masyarakat yang ada untuk mewujudkan aksi nyata,” pungkasnya. (Iwan/Vicky)

Berita Terkait

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda
ASN Lampung Barat di Persimpangan 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 18:50 WIB

Prestasi Nasional, Lampung Selatan Raih Kategori “The Exciter” SDGs 2025

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:35 WIB

Lampung Selatan Raih Predikat “Sangat Baik” ITKP 2025

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:36 WIB

Tindak Lanjut Pengawasan Tuntas, Pemkab Lamsel Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:42 WIB

Bupati Egi Resmikan Jalan Kota Baru–Sinar Rejeki

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:58 WIB

Kapolres Lamsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:26 WIB

Unik, Pelantikan Pejabat Eselon II Lampung Selatan Digelar di Ruang Terbuka

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:19 WIB

Polres Lampung Selatan Siap Amankan Konferkab IX PWI

Senin, 5 Januari 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Lamsel Tegaskan TPG ASN ke-13 Cair Januari 2026

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung Pastikan Tak Ada Irigasi Baru Tahun 2026

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:03 WIB

Lampung

Inflasi Lampung Terkendali, Pemprov Waspadai Harga Pangan

Selasa, 27 Jan 2026 - 14:19 WIB