Menengok \’Kandang\’ Kuda Laut di Pesisir Lampung

Redaksi

Rabu, 4 April 2018 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto-foto: Agis Netizenku)

(Foto-foto: Agis Netizenku)

Digoda Harga Menggiurkan

\"\"

Kendati tidak mudah, bahkan dibutuhkan ketelitian dan ketekunan tingkat tinggi untuk mengurusi hewan satu ini, tapi di tangan BBPBL Lampung, semua kendala bisa ditangani secara profesional.

\”Mungkin ada pihak swasta yang juga melakukan penangkaran kuda laut, tapi dapat dipastikan hanya di sini dilakukan penangkaran kuda laut secara massal. Bahkan saban tahun rata-rata tidak kurang dua ribu ekor kuda laut yang kami kembalikan ke alam di antaranya pernah di sekitaran Pulau Pahawang,\” kata Kasi Kerjasama dan Informasi BBPBL Lampung, Ahmad Dauri, yang turut mendampingi Netizenku.com berkeliling ke bak-bak pembudidayaan.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia kembali menggarisbawahi, kuda laut yang mereka tangkarkan murni sebagai upaya penelitian dan pelestarian. Tak ada istilah jual beli kuda laut di sini. Diharamkan!

\”Tak boleh itu diperjualbelikan. Meski kami pernah didatangi pengepul yang berniat membeli kuda laut hasil tangkaran BBPBL dengan nilai ekonomis tinggi,\” timpalnya.

Baca Juga  Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99

Harga yang ditawarkan tidak tanggung-tanggung, sambung dia, perkilo kuda laut kering dihargai Rp 3 sampai 5 juta. \”Bisa mahal begitu karena katanya akan dipakai sebagai bahan baku obat-obatan, bahkan banyak yang bilang sangat manjur untuk obat vitalitas,\” seloroh Dauri seraya tersenyum.

Sebagai informasi tambahan, Penanggung jawab Laboratorium Kuda Laut, BBPBL Lampung, Ali Hafiz Alqodri mengatakan, umur maksimal kuda laut hanya sebatas 2 tahun, dan sekali bereproduksi bisa mencapai 150 hingga seribu ekor juwana. \”Ini tergantung ukuran kuda lautnya, kan ada ukuran S, M dan L,\” kata dia.

Baca Juga  Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Dia juga menguraikan, saat ini  BBPBL Lampung memiliki sekitar 250 indukan siap kawin, dan ribuan juwana yang masih dalam proses penangkaran. \”Kami juga ingin menghimbau agar rekan-rekan nelayan dan masyarakat dapat bersama turut menjaga habitat asli kuda laut. Jangan rusak terumbu karang yang indah itu,\” tutup Ali. (Agis)

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung
Pemprov Lampung Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Triga Lampung Tagih Tanggung Jawab Menteri ATR/BPN soal HGU SGC
3.000 Bibit Kopi-Kakao Dibagikan, Menko Zulkifli Hasan Minta Petani Jaga Gunung Rajabasa

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB