LMP Lamtim Laporkan Insentif Pemungutan Pajak ke Kejari

Redaksi

Senin, 28 Januari 2019 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Laskar Merah Putih (LMP) Lampung Timur (Lamtim) audiensi sekaligus menyampaikan laporan terhadap Kejaksaan Negeri Lampung Timur.

Kedatangan LMP tersebut Lansung diterima oleh Kajari Lamtim Syahrir Harahap didampingi Kasi Intel Kajari Lamtim Renaldo Sianturi  di ruangan Kajari, Senin (28/1).

Dalam kesempatan tersebut Ketua LMP  Kabupaten Lampung Timur Amir Faisal menyampaikan, bahwa kedatangan LMP ke Kejaksaan pada hari ini selain silaturahmi juga akan menyampaikan beberapa hal pengaduan kepada Kejari Lamtim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Laporan yang kami sampaikan kali ini ada beberapa dugaan permasalahan yang ada di pemerintah Kabupaten Lamtim.  Salah satu permasalahan ada lagi laporan hasil pemeriksaan BPK perwakilan Lampung, dimana terdapat temuan terkait pembayaran insentif dari pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada sekda Lampung Timur,\” katanya.

Sesuai dengan hasil laporan tersebut, diketahui ada temuan terkait insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah tahun 2017 sebesar Rp76.775.017,00. Selain itu, sekda juga menerima tambahan penghasilan PNS yang pembayarannya didasarkan pada perbup nomor 4 tahun 2017 tanggal 1 Februari 2017 tentang penambahan penghasilan kepada pengelola keuangan daerah kabupaten Lampung Timur sebesar Rp25.000.000/bulan.

Pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada sekda tersebut tidak tepat karena sekda telah menerima tambahan penghasilan setiap bulan. \”Dan bahkan temuan BPK tersebut sampai saat ini belum dikembalikan,\” ungkapnya.

Selanjutnya pada tahun 2017 pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur membuat rincian laporan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan -LO, diketahui bahwa Pemda Lamtim menyatakan adanya pendapatan deviden bank syariah -LO sebesar Rp740.061.738.96. Sedangkan diketahui bahwa Bank Syariah Lampung Timur yang beralamatkan di Way Jepara, sudah tidak beroperasi lagi dan kantornya sudah lama tutup.

\”Dengan demikian kami menduga adanya pembohongan publik yang dilakukan Pemda Lampung Timur tahun 2017. Karena pada tahun 2016 Pemerintah Daerah Lampung Timur tidak menyertakan laporan penerimaan pendapatan deviden bank syariah-LO. Maka dalam hal ini kami dari LMP Lamtim berharap dapat mengungkap terkait beberapa permasalahan yang kami sampaikan tersebut,\” tegasnya.

Sementara Kajari Lamtim Syahrir Harahap menyampaikan, terkait laporan yang disampaikan diterima dan dipelajari. \”Kami meminta waktu untuk segera mendalami laporan yang dibawa oleh Ormas Laskar Merah Putih cabang Lampung Timur beberapa hari kedepan.  Yang jelas laporan ini secara resmi saya terima, dan saya meminta waktu 30 hari guna mendalaminya, dan setelah itu silahkan rekan rekan datang kembali kemari untuk kordinasi terkait hasil kajian dan perkembangannya,\” pungkasnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB