Lampung Raih Rekor MURI Budidaya Ayam Petelur dan Jadi Pionir NKV

Luki Pratama

Selasa, 28 Mei 2024 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Anwar Bahri. Foto: Luki.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Anwar Bahri. Foto: Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mendorong penerapan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi pelaku usaha di wilayahnya. Hal itu sebagai bentuk jaminan mutu dan keamanan produk peternakan yang dihasilkan.

Kepala Bidang Keswan Kesmavet Diskeswan Lampung, Anwar Bahri, menjelaskan bahwa penerbitan NKV bersifat sukarela dan tidak dipaksakan.

Namun, bagi pelaku usaha yang mendaftar dan memenuhi persyaratan, Dinas Peternakan akan melakukan audit dan menerbitkan NKV secara gratis.

Baca Juga  Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rata-rata per tahun, kami menerbitkan NKV untuk 5-10 unit usaha,” jelasnya, Selasa (28/5).

Pada tahun 2019, Lampung bahkan menorehkan prestasi dengan meraih Rekor MURI untuk budidaya ayam petelur, meskipun dengan jumlah yang terbilang kecil, yaitu 19.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen Lampung dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk peternakan.

Baca Juga  Pangdam XXI/RI Tekankan Sinergi Sukseskan KDKMP

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Lampung menjadi pionir dalam penerapan NKV di Indonesia. Saat ini, telah terdapat lebih dari 104 NKV yang diterbitkan di Lampung.

“NKV mencegah terjadinya pencemaran terhadap produk yang kita keluarkan,” tuturnya.

Proses audit NKV, jelas dia, meliputi seluruh tahapan produksi dan distribusi, mulai dari hulu hingga hilir, dengan mengacu pada peraturan permentan yang berlaku.

Baca Juga  Jihan Pimpin Rakor Percepatan Eliminasi TBC di Lampung Selatan

“Proses audit NKV memiliki ceklis yang jelas dan terukur,” tutupnya. (Luki) 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB