Kunjungi Polinela, Gubernur Mirza Tegaskan Pentingnya Pendidikan Vokasi Hadapi Bonus Demografi

Suryani

Selasa, 22 Juli 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengunjungi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Selasa (22/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan institusi pendidikan vokasi sebagai salah satu upaya mewujudkan Lampung yang lebih maju.

Bandarlampung (Netizenku.com): Di hadapan civitas akademika Polinela, Gubernur menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Gubernur menyebut Polinela sebagai “pabrik ide, laboratorium inovasi, dan tempat menempa SDM unggul” yang akan menjadi penggerak perubahan serta tulang punggung masa depan Provinsi Lampung.

“Polinela telah berada di jalur yang tepat dengan mottonya: Berakhlak Mulia, Disiplin, Terampil, dan Mandiri. Nilai-nilai ini sangat penting dalam menyambut bonus demografi yang sedang kita miliki saat ini,” ujar Gubernur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai jalur cepat menuju masyarakat yang terampil dan mandiri. Hal ini menurutnya menjadi kunci dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, berkontribusi, dan mampu memimpin di masa depan.

Baca Juga  Ratusan Ribu Warga Padati Jalan Sehat HUT Kota Bandar Lampung ke-344

Gubernur menyoroti bahwa Lampung memiliki modal besar untuk berkembang. Dengan luas wilayah 51.600 km² yang mencakup daratan dan lautan serta 172 pulau, Lampung kaya akan sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Penduduk Lampung saat ini berjumlah sekitar 9,4 juta jiwa, dengan 68,21 persen berada pada usia produktif.

Namun, di tengah potensi besar tersebut, Lampung masih menghadapi berbagai tantangan mendasar. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung tercatat sebagai yang terendah di Sumatra, yakni 73,13, dan berada di peringkat ke-26 dari 38 provinsi di Indonesia. Tingkat pengangguran terbuka masih berada di angka 4,19 persen, dan persentase penduduk miskin mencapai 10,62 persen atau sekitar 939 ribu jiwa.

“Ini adalah anomali. Potensi melimpah, tapi masyarakat belum sejahtera. Artinya ada yang belum optimal dalam tata kelola,” jelas Gubernur.

Menurut Gubernur, situasi ini disebabkan oleh belum optimalnya hilirisasi pada komoditas strategis pertanian serta nilai tambah yang belum dinikmati secara merata oleh petani. Ia pun menyoroti pentingnya peran pendidikan vokasi dalam memperbaiki kondisi ini.

Baca Juga  GKPI Bandar Lampung Gelar Pesta Gotilon, Hidupkan Semangat Marsiadapari

Gubernur mengajak seluruh civitas akademika Polinela untuk bersama-sama mendukung visi pembangunan daerah. Visi tersebut diwujudkan melalui tiga cita besar: mendorong pembangunan ekonomi inklusif dan inovatif, memperkuat SDM unggul dan produktif, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Kita sedang membangun jembatan antara mandat rakyat dan kekuatan ilmu. Dan jembatan ini akan membawa kita ke masa depan Lampung yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bagian dari collaborative governance—yakni sebuah proses strategis yang dibangun atas komitmen jangka panjang dalam proses pembangunan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam mendukung arah pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Polinela akan terus beradaptasi dengan arah kebijakan gubernur. Ketika pemimpin daerah menaruh perhatian pada pangan, kami siapkan program pangan. Ketika bicara pariwisata, kami siapkan dukungan dari sisi akademik. Bahkan Polinela adalah satu-satunya di Indonesia yang memiliki program studi khusus pengelolaan budidaya dan perkebunan kopi,” jelas Prof. Sarono.

Baca Juga  Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dengan hibah lahan seluas 50 hektare dari Pemerintah Provinsi, Polinela kini menjadi politeknik dengan lahan terluas di Indonesia. Hal ini memungkinkan institusi tersebut untuk memperluas peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan sumber daya yang kami miliki, kami akan terus mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi Lampung,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Politeknik Negeri Lampung tentang penetapan hibah tanah/lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung yang berada di kawasan pusat pemerintahan Kota Baru.

Gubernur juga melakukan peninjauan beberapa budidaya tanaman yang menjadi program unggulan Politeknik Negeri Lampung, sebelumnya Gubernur juga berkesempatan berdialog langsung dengan para mahasiswa dan dosen Polinela. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Berita Terkait

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik
Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading
Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir
Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha
Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton
Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB