KPPS Reaktif, Bawaslu Imbau Masyarakat Taat Prokes di TPS

Redaksi

Senin, 7 Desember 2020 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020, Rabu (18/11) pagi, di Mako Brimob Polda Lampung. Foto: Netizenku.com

Simulasi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020, Rabu (18/11) pagi, di Mako Brimob Polda Lampung. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Bawaslu Provinsi Lampung mengimbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat selama di TPS pada Pilwakot Bandarlampung.

Anggota Bawaslu Lampung Ade Asyari meminta masyarakat mengenakan masker, cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah mencoblos, serta tidak berkerumun di TPS.

Imbauan ini disampaikan mengingat masih adanya KPPS yang reaktif hasil rapid test Covid-19 tetap bertugas pada saat pemungutan suara 9 Desember.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Jauhi interaksi terlalu dekat atau berkerumun, wajib memakai masker dan cuci tangan setelahnya. Hal ini mengingat masih banyak KPPS yang reaktif dalam rapid test masih tetap bertugas karena keterbatasan pengganti,\” ujar dia, Senin (7/12).

Namun Wali Kota Bandarlampung Herman HN selaku Kepala Satgas Covid-19 Kota setempat meminta KPU Bandarlampung untuk mencari pengganti KPPS yang reaktif tersebut.

\”Kalau KPPS reaktif enggak boleh bertugas kecuali besok dia sehat, kalau masih sakit enggak boleh. Itu yang buat rusak nanti,\” kata Herman HN.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Bandarlampung Dedy Triadi, Minggu (6/12) pagi, menyebutkan KPPS yang memiliki hasil reaktif setelah dites cepat pada tahap kedua tetap bertugas sebab sudah tidak ada waktu lagi untuk menggantinya.

\”Sudah tidak ada waktu lagi untuk mengganti atau mencari KPPS baru,\” kata Dedy. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Marindo: Nilai Pancasila Harus Menjadi Landasan Pembangunan di Lampung

Berita Terbaru

Pringsewu

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Minggu, 4 Okt 2026 - 21:07 WIB