Ketua Dekopi Lampung Panen Kopi Arabika di Lambar

Leni Marlina

Minggu, 2 Juni 2024 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kopi Indonesia, Lampung, Mukhlis Basri, panen kopi jenis Arabika, di Kecamatan Sekincau, Lampung Barat. Foto: Arsip NK.

Ketua Dewan Kopi Indonesia, Lampung, Mukhlis Basri, panen kopi jenis Arabika, di Kecamatan Sekincau, Lampung Barat. Foto: Arsip NK.

Liwa (Netizenku.com): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) Lampung, Mukhlis Basri, melakukan panen kopi jenis Arabika di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.

Dikatakan Mukhlis, Kabupaten Lampung Barat selama ini terkenal dengan penghasil kopi Robusta terbesar di Lampung, tapi saat ini sudah banyak petani yang menanam kopi jenis Arabika, salah satunya dilakukan Supriyono.

Baca Juga  Parosil Minta ASN Tak Kendor Meski Tukin 2026 Dipangkas 30 Persen

“Alhamdulillah, hari ini saya diundang Pak Supriyono untuk panen kopi jenis Arabika yang buahnya tidak kalah lebat dengan kopi Robusta, yang memang dikenal menjadi komoditas utama Lampung Barat,” kata Mukhlis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut anggota komisi I DPR RI tersebut, penanaman kopi arabika yang dilakukan oleh petani Lampung Barat, salah satu bentuk inovasi yang sangat layak dikembangkan, karena segala usaha apabila dilakukan dengan serius, hasilnya akan memuaskan.

Baca Juga  Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN

“Bidang pertanian dan perkebunan apabila digarap dengan serius, berani melakukan inovasi, seperti yang dilakukan Pak Supriyono, tentu akan menghasilkan dan memuaskan, diharapkan pemerintah akan terus melakukan pendampingan,” harapnya.

Apalagi kata Mukhlis, yang merupakan anak petani, saat ini harga kopi biji (green been), sangat tinggi, dimana kopi jenis robusta petik merah harganya mencapai Rp75 ribu/kilogram, sedangkan kopi jenis arabika harganya mencapai Rp250 ribu/kilogram.

Baca Juga  Kunker ke Lampung Barat, Gubernur Bawa Dua Janji Manis

“Tahun ini harga jual tinggi, buah kopinya lebat, petani sejahtera, untuk mempertahankan harga dan semakin tingginya produktifitas, maka pemerintah harus hadir, dengan melakukan pendampingan dan penyediaan sarana-prasarana yang dibutuhkan petani,” tandasnya. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru